Notification

×


Iklan

Kabarnya Terjadi OTT di Cikampek Karawang, Barang Bukti 100 Juta Lebih

Friday, September 11, 2020 | 15:30 WIB Last Updated 2020-09-11T16:48:09Z
Satgas Saber Pungli Jawa Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di SMAN 1 Cikampek, Karawang. OTT dilakukan karena dugaan pungutan uang bangunan sebesar Rp 4 juta.

ilustasi
OTT dilakukan tim Saber Pungli Jabar pada Kamis (10/9) kemarin. Informasi dihimpun, tim mengamankan barang bukti senilai lebih dari Rp 100 juta.

"Kejadian di SMAN 1 Cikampek ini berawal dari adanya laporan masyarakat ke Saber Pungli. Intinya mereka diundang rapat oleh kepala sekolah, setelah itu dipaksa untuk bayar Rp 4 juta per orang. Katanya untuk pembangunan," ujar Anggota Kelompok Ahli Pendidikan Satgas Saber Pungli Jabar Irianto saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2020).
Irianto mengatakan perbuatan yang dilakukan oleh sekolah SMAN 1 Cikampek ini menyalahi aturan berdasarkan Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah. Menurutnya, uang pembangunan tak dilarang asalkan tak dipatok biayanya.

"Ada ketentuan, yang boleh sumbangan bukan dipatok. Sumbangan besaran tidak harus sama, waktu tidak boleh ditentukan dan tidak ada ikatan, itu baru sumbangan. Ini terjadi kekeliruan dipatok Rp 4 juta, harus dibayar enam kali, enam bulan," turut Irianto.

Berita terkutip dari detik.com oleh pelita Karawang
Selain itu, Irianto mengatakan kekeliruan juga terjadi di mana orang tua diundang rapat oleh kepala sekolah. Padahal berdasarkan aturan, urusan sumbangan ini diurus oleh komite sekolah yang terdiri dari para orang tua murid.

"Terus saya melihat yang menjadi bendahara itu guru, padahal Permendikbud 75 (tahun 2016) tidak membolehkan guru jadi pengurus komite sekolah. Terus kita lihat lagi rekeningnya, masuk rekening sekolah. Jadi ini permasalahan yang terjadi, lagi didalami," kata dia,seperti dikutip dari detik.

Barang bukti sudah diamankan oleh tim Saber Pungli Jabar. Meski begitu, belum ada tersangka dalam kasus ini.

"Kami akan gelar perkara untuk menentukan sampai apa proses selanjutnya," kata dia.***

Berita diatas telah diklarifikasi Kepala Sekolah Terkait : 



Judul : Klarifikasi Kepala Sekolah SMPN 1 Cikampek Terkait Berita Sebelumnya


×
Berita Terbaru Update