Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Belum Semua Paslon Pilkada 2020 Mendaftarkan Akun Medsos ke KPU

Redaksi
Thursday, October 22, 2020, 00:47 WIB Last Updated 2020-10-21T17:47:50Z

Komisi Pemilihan Umum menyebut belum semua pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendaftarkan akun media sosial (medsos) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Baru 673 paslon atau 92,3 persen dari 729 paslon yang mendaftarkan akun medsosnya ke penyelenggara pilkada.

"Ini data per 13 Oktober jam 21.45 WIB. Ada juga yang belum mendaftarkan medsosnya, 3,7 persen, atau telat mendaftarkan 4 persen," kata pelaksana harian (plh) Ketua KPU Ilham Saputra dalan diskusi virtual Rumah Pemilu, Rabu, 21 Oktober 2020.

Tak hanya itu, menurut Ilham, tidak semua paslon memanfaatkan ketentuan jumlah maksimal akun medsos. Padahal, KPU memberikan kelonggaran kepada setiap paslon membuat akun untuk memaksimalkan kampanye daring.

Untuk pemilihan gubernur (pilgub), setiap paslon bisa mendaftarkan 30 akun ke KPU. Hanya 5 dari 24 paslon yang memanfaatkan batas maksimal tersebut.

"Paslon gubernur dan wakil gubernur memanfaatkan batas maksimal 30 akun ada 25 persen," kata dia.

Sementara itu, untuk paslon pemilihan kabupaten (pilbub) dan pemilihan wali kota (pilwakot) diberikan kesempatan membuat akun resmi kampanye daring 20 akun. Hanya 116 dari 705 paslon atau sekitar 18,5 persen yang memanfaatkan ketentuan tersebut.

KPU

Di sisi lain, KPU menemukan ada paslon yang melanggar ketentuan syarat maksimum akun medsos. Untuk Pilgub, ada dua paslon yang melanggar ketentuan ini. Sementara itu, sebanyak 11 paslon yang bertarung di tingkat pilbup dan pilwakot melebihi batas penggunaan akun medsos.***

Komentar

Tampilkan

  • Belum Semua Paslon Pilkada 2020 Mendaftarkan Akun Medsos ke KPU
  • 0

Terkini