Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Belum Semua Pegawai Desa Cilamaya Dapati Bansos Covid-19 Rp1,2 Juta

Redaksi
Thursday, October 15, 2020, 11:20 WIB Last Updated 2020-10-15T04:20:40Z
Dua Desa di Karawang terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, selain Desa Ciwaringin Kecamatan Lemahabang, Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya Wetan juga rutin setor iuran premi jaminan kecelakaan kerja dan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJSTK tersebut. Namun, belum semua pegawai desa di perbatasan Subang - Karawang tersebut, mendapati Bansos Rp1,2 juta setara pekerja dibawah gaji Rp5 juta untuk penanggulangan Covid-19. 

Oni Furqoni, Kades Cilamaya

Pjs Kades Cilamaya, Ini Furqoni mengatakan, para pegawai desanya mendapatkan hak bansos penanggulangan Covid-19 Rp1,2 juta perbulan. Itu karena, Desa Cilamaya adalah desa yang sudah mendaftarkan diri para pegawainya sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan sejak Kades H Kuswaedi. Tercatat, ada 74 pegawai, dari mulai perangkat, Kadus, RT, RW, Linmas, hingga Upas teregister baik di BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Sehingga, ketika ada pandemi dan mengharuskan pegawai dan atau karyawan dibawah gaji Rp5 juta di tanggulangi bansos Covid-19, para pegawai desa Cilamaya mendapatkan haknya. "Iya, karena terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, kita dapatkan hak bansos tersebut, " Katanya. 

Lebih jauh Oni menambahkan, meskipun mendapatkan hak Bansos langsung di transfer ke rekening pribadi, belum semua pegawai desa Cilamaya mendapatkannya dengan beragam kendala, entah karena belum membuat rekening dan atau status PNS khusus untuk beberapa anggota LPM dan BPD, ditahap 1 hanya baru 8 orang yang mendapatkannya, yaitu pada 15 September lalu pencairannya, sementara tahap berikutnya sebut Oni, baru 3 orang pegawai pada 25 September. "Belum semua, total itu baru 11 orang. Kita harap semuanya bisa mendapatkannya kedepan, " Katanya. (Rd)
Komentar

Tampilkan

  • Belum Semua Pegawai Desa Cilamaya Dapati Bansos Covid-19 Rp1,2 Juta
  • 0

Terkini