Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cellica: Tidak Terjadi Klaster Pilkada di Karawang

Monday, December 14, 2020 | 20:46 WIB Last Updated 2020-12-14T13:46:45Z

Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karawang, Cellica Nurrachadiana menyatakan, hingga saat ini belum terdengar adanya penyebaran Covid-19 dari klaster Pilkada serentak 2020.

Cellica Nurrachadiana

Peningkatan jumlah pasien corona justru terjadi dari klaster industri yang menyebar ke anggota keluarganya masing-masing.

"Alhamdulillah sampai sekarang belum terdengar ada klaster Pilkada di Karawang. Sebelumnya memang ada sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara yang diketahui reaktif Covid-19 ketika dites rapid," ujar Cellica di kantornya, Senin (14/12/2020).

Menurutnya, semua anggota KPPS yang reaktif itu langsung dirujuk menjalani tes usap (swab) di Rumah Sakit Paru Jatisari.

Dipastikan mereka tidak diperbolehkan bertugas memandu pemungutan suara.

Cellica mengaku sangat mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum Karawang yang telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari penjadwalan warga yang datang ke TPS, penggunaan sarung tangan, hingga penetesan tinta dipantau dengan baik.

"Saya rasa kinerja KPU dalam mencegah penyebaran Covid-19 sangat luar biasa," katanya.

Dihubungi terpisah juru bicara Satgas Covid Karawang, dr Fitra Hergyana menjelaskan, hingga Senin siang (14/12/2020) jumlah warga Karawang yang terkonfirmasi postif Covid-19 mencapai 4.067 orang. Dari jumlah sebanyak itu masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 211 orang.

Sementara, pasien yang masih dalam perawatan berjumlah 840 orang. Mereka dirawat tiga rumah sakit rujukan yakni RSUD, Rumah Sakit Paru, dan Rumah Sakit Hermina Karawang dan sebagian menghuni hotel yang telah disewa Pemkab Karawang.

"Angka kesembuhan pasien positif corona juga sangat signifikan yakni 2.862 orang," tutur Fitra.

Namun demikian, lanjut dia, pihaknya harus terus melakukan tracking. Sebab, warga yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif cukup banyak yakni 6.487 orang.

Data Terbaru

Demikian pula jumlah warga suspec corona sangat banyak mencapai 7.073 orang. "Kami berharap mereka yang diduga terpapar Covid-19 itu tidak positif," kata Fitra.***zy

×
Berita Terbaru Update
CLOSE
CLOSE