Diduga Korupsi Dana BOS dan Tilap Honor Guru, Bendahara SMKN 2 Karawang Digelandang

AS, bendahara Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Karawang, ditahan pihak Kejaksaan Negeri setempat, Kamis, 10 Desember 2020.

Yang bersangkutan diduga telah menilap uang honor guru yang bersumber dari dan BOS (biaya operasional sekolah) dan PMS (peningkatan mutu sekolah) tahun anggaran 2015 dan 2016.

"Dari hasil pemeriksaan penyidik Kejaksaan, AS telah memark up dan membuat laporan fiktif penggunaan dana BOS dan PMS. Seolah-olah dana tersebut dipakai untuk membayar honor guru, tapi para guru SMKN 2 tidak pernah menerima," ujar Kepala Kajari Karawang, Rohayatie, Kamis petang.

Menurutnya, kasus tindak pidana itu terungkap dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap tarsangka LS, mantan Kepsek SMKN 2 yang sudah disidang di PN Tipikor Bandung, beberapa waktu lalu.

"Dana hasil korupsi yang dinikmati tersangka AS mencapai Rp 414 juta," kata Rohayatie.

Hal itu, lanjut dia, mengacu kepada hasil audit BPKP Jawa Barat yang menyebut kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp2,73 miliar. Sebagian uang haram dinikmati tersangka LS dan sebagian lagi oleh tersangka AS.

"Dalam persidangan tersangka LS, terungkap jika tersangka ES iikut menikmati uang korupsi dana BOS dan PMS," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karawang, Danni mengatakan, tersangka ES dijerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tersangka terpaksa ditahan atas dasar dua alasan yakni subjektif dan objektif. Alasan subyektif karena tersangka dikhawatirkan bakal melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya.

Sementara, alasan obyektifnya untuk memudahkan pemeriksaan. Apalagi terdakwa diancam dengan hukuman di atas 5 tahun,berita dilansir dari Pikiran Rakyat.

Tersangka

"Kami masih mengikuti terus perkembangan persidangan. Jika ada bukti yang mengarah kepada tersangka lainnya pasti kami tindaklanjuti," kata Danni.***

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X