Peka Breaking
News
wb_sunny

BREAKING NEWS

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Jabar, Sejumlah Dokumen Penting Diboyong ke Jakarta

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Jabar, Sejumlah Dokumen Penting Diboyong ke Jakarta


Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah tersangka anggota DPRD Jawa Barat 2014-2019 dan 2019-2024, Abdul Rozaq Muslim (ARM).

KPK

Dari penggeledahan yang dilakukan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 2 Desember 2020, petugas KPK mengamankan sejumlah dokumen penting.

Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus suap terkait pengaturan proyek di lingkungan pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun 2019.

"Hari ini, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah tersangka ARM yang berlokasi di Indramayu Jawa Barat. Dalam kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara ini," terang Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020.

Selanjutnya, kata dia, penyidik akan menganalisa dan segera menyita dokumen itu.

"Tim penyidik masih akan melakukan pengumpulan bukti untuk melengkapi pemberkasan perkara atas nama tersangka dimaksud," katanya.

KPK pada Senin, 16 November 2020 telah menetapkan Muslim sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

KPK menduga Muslim menerima aliran dana Rp 8.582.500.000 yang pemberiannya dilakukan dengan cara transfer ke rekening atas nama orang lain.

Dilansir Antara, KPK juga telah menyita uang Rp 1.594.000.000 yang merupakan pengembalian uang dari Rozaq terkait kasus itu.

Muslim disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001.

Sebelumnya dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu Bupati Indramayu, Supendi (SP), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah (OMS), Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono (WT), dan Carsa AS (CAS) dari unsur swasta,dikutip dari Galamedia.

Mereka telah divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap.***

Tags

Berlangganan Gratis

Dapatkan Pemberitahuan Khusus Berita Terbaru Dari Kami.

Post a Comment

NASIONAL

SEPUTAR DESA