Mendes Minta Perbaharui Data Penerima BLT Dana Desa

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta desa untuk segera memperbarui data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Selain lebih tepat sasaran, pembaruan data tersebut diperlukan agar penyalurannya tidak lagi berdasarkan asumsi dan perkiraan.

"Pada Januari ini saya meminta kepada seluruh desa untuk melakukan updating data penerima BLT dengan basis data kemarin. Dengan demikian penggunaan Dana Desa untuk BLT di 2021 berbasis data real, tidak lagi asumsi," Halim dalam konferensi pers refleksi akhir tahun Kemendes PDTT yang digelar secara virtual, Rabu, 30 Desember 2020.

Uang

Halim menjelaskan, penyaluran program BLT pada tahun depan masih akan terus dilakukan seperti pada tahun ini. Nominal dana yang akan disalurkan untuk BLT Dana Desa pada 2021 pun sebesar Rp300 ribu per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Untuk itu, Halim berencana mengeluarkan surat edaran kepada seluruh desa guna mengarahkan agar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) segera dilakukan. Adapun soal alokasi BLT dari Dana Desa akan dilakukan sesuai dengan basis data 2020 meski ia tak menutup kemungkinan adanya perubahan data.

"Bukan berarti tidak boleh ada perubahan. Silakan ada perubahan, tapi basis data penganggarannya tetap menggunakan basis data 2020," ungkap dia.

Setelah desa memperbarui data penerima BLT Dana Desa, lanjutnya, maka data tersebut akan diverifikasi ulang untuk diputuskan di dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna memutuskan siapa saja yang layak menerima bantuan tersebut.

"Dengan demikian nanti akan kita informasikan kepada teman-teman, berapa persen kira-kira penggunaan Dana Desa untuk BLT di 2021 dengan basis data real," pungkas Halim.***ts

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X