Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapal Kemenhub Temukan Serpihan Daging Manusia Diduga Dari Jasad Penumpang yang Jatuh dari Sriwijaya Air SJ182

Sunday, January 10, 2021 | 01:47 WIB Last Updated 2021-01-09T18:47:33Z

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan pihaknya akan bekerja keras terkait pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182. Sempat hilang kontak pada Sabtu (9/1) sore, pesawat jurusan Jakarta-Pontianak ini dipastikan jatuh diduga di kawasan Kepulauan Seribu.

"Dalam hitungan detik kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait. Kami akan memaksimalkan pencarian dengan mengerahkan Kapal Basarnas 4 kapal, 3 kapal karet, dan lain-lain," kata Budi. "Total penumpang 50 orang dengan 12 kru, terdiri dari 43 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat agar pencarian dan penyelamatan berjalan dengan lancar."

Saat penelusuran, tim kapal Kemenhub menemukan serpihan daging diduga daging manusia. Selain itu, ditemukan pula avtur atau bahan bakar pesawat di lokasi diduga yang menjadi titik jatuhnya pesawat SJ182.

"Ada ditemuin serpihan-serpihan dari daging, mungkin tubuh dari manusia," kata Nakhoda Kapal Patroli KPLP KN Trisula dari Pangkalan PLP Tanjung Priok Kapten Eko Surya Hadi. "Ada avtur dari dalam, kebetulan di situ kedalaman perairan 15-16 meter."

Bukan hanya itu, tim kapal Kemenhub juga menemukan benda diduga seluncur dari Sriwijaya Air SJ182. Biasanya, seluncur tersebut digunakan saat pendaratan darurat apabila pesawat dalam kondisi bermasalah.

"Kita berada di atas KN Trisula. Kita menemukan benda ini. Kemungkinan ini merupakan tangga darurat pada saat pintu pesawat," seru Eko. "Benda ini ditemukan pada pukul 19.45 WIB."

Eko menambahkan kalau benda diduga tangga darurat itu ditemukan di wilayah perairan Pulau Lancang. Selain benda diduga tangga darurat pesawat, tim SAR juga menemukan sejumlah serpihan lain.

Sebelumnya, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Lokasi jatuh diperkirakan di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki di wilayah Kepulauan Seribu.

Ia mengatakan personel yang sudah di lokasi juga sudah mengumpulkan serpihan yang diduga bagian dari pesawat tersebut. Basarnas juga akan membangun posko di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.***

×
Berita Terbaru Update
CLOSE
CLOSE