Notification

×

Iklan


Iklan

Ketua IDI Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Hilang dalam 5 Jam

Wednesday, January 27, 2021 | 14:24 WIB Last Updated 2021-01-27T07:24:55Z

Pemerintah kembali memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Istana Merdeka pada pagi ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi orang pertama yang menerima vaksin pada tahap kedua ini.

Presiden Saat di Vaksin

Selain itu hadir pula sejumlah tokoh perwakilan dari berbagai kalangan, salah satunya adalah Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Daeng M Faqih.

Proses vaksinasi tahap kedua ini di siarkan langsung di channel YouTube Sekertariat Presiden. Dalam sesi wawancara dengan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Reisha Brotoasmoro, dr. Daeng mengatakan bahwa proses vaksinasi Covid-19 tahap kedua sudah berjalan lancar sama seperti sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Daeng pun mengimbau para masyarakat khususnya para tenaga kesehatan (Nakes) untuk tidak ragu dan khawatir untuk divaksin. Sebab vaksin memiliki banyak manfaat positif dan sangat minim efek samping, sehingga aman untuk digunakan.

“Harapannya saya mewakili Ikatan Dokter Indonesia, bidan, apoteker dan lain-lain. Jadi tak perlu khawatir. Efek samping yang saya rasakan minimal, hanya pegal di tempat suntikan dan 5 jam sudah reda,” terang dr. Daeng.

Lebih lanjut dr. Daeng menjelaskan, vaksin terhadap para Nakes sebagai garda terdepan yang menangani Covid-19. Menurutnya vaksin menjadi salah satu langkah utama untuk melindungi diri dari paparan Covid-19 saat bertugas.

“Ini (vaksin) akan melindungi, karena Nakes berhadapan langsung dengan pasien jadi risikonya tinggi. Bagi Anda yang kesulitan mendapatkan akses, maka bisa hubungi saya nanti akan saya berikan akses untuk mendapatkan vaksin Covid-19,” tuntasnya.***).

X
X