Ampun.... Keuangan Sekolah " Sudah Sulit Bernafas " , Legislator Senayan Mendesak Mendikbud Segera Cairkan Dana Bos!!!

Saat ini tidak bisa ditampik kondisi keuangan sekolah kembang-kempis bahkan bisa diibaratkan seakan sulit bernafas.Atas persoalan tersebut Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah menilai, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi salah satu andalan sekolah dalam melakukan kegiatan operasional.(25/2/2021).

Karena itu, dia menyayangkan adanya keterlambatan pencairan dana BOS ini tentu saja menjadi salah satu penghalang kegiatan sekolah.

“Selama ini dana BOS dikirim per catur wulan, itupun sering terlambat. Sudah terlambat begitu, ketika cair kadang baru cair sebagian saja, dana untuk dua bulan, sehingga menghambat kegiatan operasional sekolah,” ungkap Ledia, Kamis,(25/2/2021)

Menurut Ledia, karena keterlambatan cairnya dana BOS ini maka pihak sekolah terpaksa harus mencari jalan untuk bisa memenuhi kebutuhan sekolah yang rutin, termasuk dengan mencari pinjaman kesana kemari,tandasnya

.

“Sebagian dana BOS kan menjadi andalan kami untuk membayar guru honor, juga untuk kebutuhan operasional rutin, kalau terlambat lalu keluarnya juga baru sebagian sementara honor guru dan operasional kan tidak bisa dtunda maka kami sampai terpaksa harus berhutang," tuturnya menirukan pengaduan sejumlah Kepala Sekolah.

“Apalagi buat sekolah swasta, ketika pemasukan mereka berkurang karena orangtua siswa banyak yang terdampak pandemi, maka dana BOS sangat diandalkan buat keberlangsungan operasional sekolah. Sayangnya pecairannya kerap terlambat sehingga mengganggu operasional sekolah," jelasnya.

Selain soal pembayaran honor keterlambatan, Ledia mengatakan, cairnya dana BOS juga semakin dirasakan pihak sekolah karena kondisi pandemi yang telah berlangsung hampir genap setahun lamanya memunculkan peningkatan kebutuhan sekolah juga siswa.

“Selain kebutuhan operasional rutin, sekarang siswa dan guru juga butuh akses internet. Kebijakan Kemdikbud mengatakan dana penyediaan akses internet bisa diambil dari dana BOS, padahal dananya ya segitu-gitu saja," tegasnya.

Maka dari itu, Sekretaris Fraksi PKS ini lantas mendesak Mendikbud Nadiem Makarim untuk segera mengatasi persoalan pencairan dana BOS ini.



“Kita kan berharap pendidikan di Indonesia maju, SDM-nya menjadi SDM Unggul. Maka coba deh Pak Menteri pastikan agar support pada sekolah jangan sampai terbengkalai.

Dana BOS ini selayaknya tidak ditunda, terlambat bahkan kemudian tidak cair penuh. Padahal anggarannya jelas sudah kita tetapkan bersama dalam rapat kerja di DPR RI tahun lalu,” pungkasnya.***

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X