Golkar Menolak Tegas Revisi UU Pemilu

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menutup rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang digelar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (6/3/2021). Dalam rapimnas itu disepakati Partai Golkar menolak revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Partai Golkar

Airlangga Hartarto bersyukur acara ini bisa diselesaikan tanpa hambatan.

"Alhamdulillah rangkaian Rapimnas telah selesai. Ini melanjutkan Rakernas yang dimulai dari kemarin, ini diikuti oleh DPD 1, 34 dan juga seluruh ormas hasta karya dan juga kelengkapan daripada organisasi Partai Golkar," kata Airlangga membuka sambutannya.

Dia menyampaikan, dari Rapimnas ini telah disepakati beberapa hal, salah satunya penolakan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Penolakan itu, kata dia, bertujuan supaya pemerintah lebih berfokus dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Dalam rangka menjamin jalannya pemerintahan yang efektif, demokratis, dan terjaganya stabilitas politik agar lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi pasca pandemi, Partai Golkar mendukung langkah untuk tidak melakukan revisi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Airlangga menginstruksikan kepada setiap Ketua DPRD dari partai berlambang beringin itu untuk menjadi ujung tombak perjuangan partai di dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.

Lebih lanjut Airlangga memaparkan, Partai Golkar mendukung program vaksinasi yang saat ini tengah digencarkan oleh pemerintah. Selain itu, dia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan benar sampai pandemi Covid-19 ini berakhir.

"Upaya untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19, Partai Goljr mengajak semua elemen bangsa untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan selalu menjalankan 5M. Partai golkar juga mendukung dan menyukseskan program vaksinasi nasional secara merata agar dapat mengakhiri Pandemi Covid-19 di Indonesia," tuturnya.***ts

0 Komentar

X
X