Kemensos Lindungi Kelompok Anak Rentan

Kelompok anak rentan seperti anak yatim hingga anak berkebutuhan khusus akan dilindungi oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Tri Rismaharini

Upaya itu untuk mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan dari pandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini  dalam seminar daring bertajuk "Perlindungan Sosial dalam Respon COVID-19: Perlindungan dan Layanan Sosial Inklusif" bersama Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-Anak (UNICEF), melalui keterangan tertulisnya, pada Selasa (23/3/2021).

"Saya juga di sini mencoba berpikir bagaimana menangani anak yatim dan anak yang mempunyai kebutuhan khusus untuk mereka bisa beraktivitas menggunakan kursi roda, tunanetra, bagaimana mereka bisa belajar, ini sedang saya siapkan. Yang tunanetra dengan cerita," kata Mensos.

Menurut Mensos, pihaknya akan menyediakan audio khusus pembelajaran bagi anak tunanetra. Misalnya mengenai cara memelihara ikan koi maupun cara membuat kue untuk menarik perhatian anak-anak tersebut.

Selain itu, pihaknya menyiapkan kursi roda elektrik bagi anak-anak penyandang "cerebral palsy" atau lumpuh otak, serta hidrosefalus agar dapat bergerak sendiri sesuai keinginan mereka.

"Jadi mereka tidak hanya berbaring, tapi bisa duduk dan berdiri supaya mereka bisa merasa seperti yang lain," ujarnya.

Mensos menambahkan, pihaknya juga menjamin perlindungan terhadap mereka dengan mengembangkan terapi kesenian seperti melukis.

Mensos mengatakan, peran ibu terdampak paling besar selama pandemi COVID-19, karena anak-anak harus bersekolah dari rumah.

Selain mengurus rumah tangga, para ibu juga berperan menjadi guru dan teman sebaya anak-anak akibat tidak adanya pembelajaran tatap muka.

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X