Makarim : Pencairan Dana Bos Sekarang Lebih Cepat Dari Sebelumnya

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan sebuah kabar baik dimana berdasarkan data tahun 2020, sistem penyaluran langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke rekening sekolah berhasil mengurangi keterlambatan dan mendapatkan tanggapan positif dari sekolah maupun pemerintah daerah.

Mendikbud Makarim

“Penyaluran BOS langsung ke rekening sekolah di tahun 2020 mengurangi keterlambatan rata-rata 32% atau sekitar tiga minggu lebih cepat dibandingkan tahun 2019,” ungkap Mendikbud.

Tak hanya tahun 2020, Nadiem juga menyampaikan berita gembira di tahun 2021 ini, dimana untuk pertama kalinya nilai satuan biaya BOS akan bervariasi atau majemuk sesuai karakteristik daerah masing-masing.

Khususnya bagi sekolah yang berada diluar wilayah 3T akan naik secara signifikan.

Nadiem mencontohkan, seperti di Kepulauan Aru, Maluku, alokasi dana BOS meningkat 40%.

Bahkan, di Kabupaten Intan Jaya Papua dana BOS naik hingga 117-131%.

“Ini adalah kebijakan yang menjunjung sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ” ujarnya.

Selanjutnya, untuk pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tetap dapat dilakukan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan sekolah, termasuk untuk melengkapi daftar periksa pembelajaran tatap muka dan untuk mendukung implementasi Asesmen Nasional.

Berita baik lainnya juga muncul dari persentase pelaporan penggunaan dana BOS, pada Desember 2020 sebanyak 99% sekolah sudah melaporkan penggunaan dana BOS tahap 1.

“Ini adalah pencapaian yang menurut kami luar biasa, bahwa sekolah-sekolah sekarang membangun budaya transparansi. Kita juga mudahkan pelaporannya lewat teknologi,” pungkas Nadiem.***ts

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X