Kesos Akui Sulit Kumpulkan Berkas Guru Ngaji dan Amil Paska Pilkades

Bagian Kesra Setda Karawang memastikan, pencairan Honor Daerah (Honda) insentif bagi guru ngaji, Amil, marbot dan guru Madrasah, bisa segera cair setelah urusan berkas tuntas sambil menunggu SK Bupati. Namun, menghimpun berkas berupa pertanggungjawaban mutlak, SK Kades hingga pernyataan, tidak semudah yang dibayangkan, menyusul pergantian pegawai desa dan tensi paska Pilkades, membuat berkas lambat di kumpulkan.

Ade Sopandi


Hal itu, diakui Kasie Kesos Kecamatan Tempuran, Ade Sopandi, jumlah kuota yang terpenuhi di Kecamatan ini terdiri dari 55 Amil dan 332 guru ngaji dari 14 desa. Sebelumnya, ia berharap, sebelum Ramadan, berkas verifikasi calon penerima itu, tuntas sebelum Ramadan. Namun, kenyataannya memang beberapa desa masih belum ada yang masuk sampai hari pertama puasa. Itu sambung Ade, gegara berbagai faktor, misalnya paska Pilkades yang mempengaruhi kinerja pegawai desa, maupun malas. "Ya mungkin gegara Pilkades, ada beberapa yang belum lengkap, sampai sekarang juga kita tunggu terus, " Ungkapnya. (Rd)

Post a comment

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya
×
Berita Terbaru Update
X
X