Antisipasi Penyebaran COVID-19 di Palembang, Kemenhub Intensifkan Tes Acak di Terminal Bus

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengintensifkan tes COVID-19 secara acak (random) di Terminal Tipe A Alang-Alang Lebar Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan kasus positif COVID-19 di Pulau Sumatera khususnya di Palembang.

"Kita tahu di Palembang sempat ada kenaikan kasus, namun sekarang sudah mulai turun. Dengan kita intensifkan random test, maka akan ada kehati-hatian dari masyarakat. Jika mereka tidak sehat maka tidak bisa melanjutkan perjalanan. Saya mohon bantuan dari Ketua Satgas COVID-19 dan Gubernur agar pengecekan bisa dilakukan dengan konsisten," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  Sabtu (22/5/2021).

Menhub berharap dengan mengintensifkan pengecekan ini, angka penyebaran COVID-19 di Palembang dapat ditekan dan Palembang menjadi contoh baik bagi kota-kota lain di Indonesia.

Sebagaimana diatur di dalam Addendum Satgas COVID-19 Nomor 13 dan Permenhub Nomor 13, dilakukan tes COVID-19 secara acak (PCR/Rapid Antigen/GeNose) kepada para pelaku perjalanan di simpul-simpul transportasi darat. Untuk itu, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat menyelenggarakan random tes rapid antigen di Terminal Bus Tipe A Alang-Alang Lebar secara gratis kepada para penumpang dan juga pengemudi serta awak bus.

Terminal Bus Alang-Alang Palembang merupakan salah satu simpul transportasi utama di Palembang yang melayani penumpang bus ke berbagai provinsi lain, baik di dalam maupun di luar Sumatera. "Melalui pengecekan secara intensif di simpul-simpul transportasi darat, diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan melalui transportasi darat dalam kondisi bebas COVID-19 dan tidak membawa virus ke daerah-daerah lain," kata Menhub.

Pada kesempatan yang sama Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut, angka kasus COVID-19 di Palembang beberapa waktu lalu sempat meningkat drastis hingga Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tinggkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit mencapai 60 persen, kini sudah turun di angka 46 persen.**Ts

0 Komentar

X
X