Kementerian ESDM Imbau Masyarakat Hemat Gunakan Listrik

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ida Nuryatin Finahari, mengimbau masyarakat agar hemat  menggunakan listrik dalam masa pandemi COVID-19.

"Masyarakat juga wajib disiplin dalam menggunakan listrik meski sudah mendapat stimulus listrik. Jangan sampai menonton  televisi tapi dalam keadaan tidur," kata Ida dalam Dialog Produktif Kabar Kamis melalui YouTube FMB9ID-IKP, Kamis (29/7/2021).
 
Menurut Ida,  sepanjang  2020 pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik senilai Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan.
 
Selain itu, Ida menyatakan pasokan listrik dari PLN dapat mendukung bangkitnya sektor industri di masa pandemi.
 
Sementara itu, Direktur Niaga dan Pelanggan PT. PLN (Persero) Bob Saril mengatakan pihaknya telah melakukan sinkronisasi data penerima stimulus listrik.
 
"Penerima stimulus dibatasi  sesuai data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), dan kami juga bekerja sama dengan Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri  untuk single identiy number atau nomor dentitas tunggal," urao Bob.
 
Bob menegaskan dengan langkah tersebut maka stimulus listrik akan tepat sasaran.
 
Ia menambahkan selama masa pemberlakukan pembatasan kesejahteraan sosial (PPKM), pihaknya tetap beroperasi 100 persen.
 
"PLN tetap bekerja selama 24 jam dengan 3 shift selama PPKM," ungkapnya.
 
Sedangkan pengamat kebijakan publik Agua Pambagio mengatakan, pemberian stimulus listrik merupakan langkah yang tepat agar masyarakat dapat bertahan.
 
Namun, Agus mengingatkan agar PLN dapat mendidik masyarakat bahwa stimulus tidak selamanya diberikan.
 
"Saat ini di masa pandemi yang terpenting masyarakat bisa bertahan, baik melalui pemberian stimulus listrik mauoun bantuan sosial," ujar Agus.
 
Dia menambahkan pemberian stimulus listrik membutuhkan data yang lengkap supaya tepat sasaran.
 
Sebelumnya, pemerintah memberikan  stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial. (ts)

0 Komentar

X
X