Sosialisasi SE 17, Menag Minta Jajarannya Perkuat Koordinasi dengan TNI-Polri

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Kepala Kanwil Kemenag dan pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di wilayah PPKM Darurat dan wilayah lainnya di Indonesia untuk meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri dan Pemda dalam menyambut Iduladha 1442H.(18/7/2021).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 

Hal ini disampaikan Menag saat meimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Implementasi Prokes SE No17 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Menurut Menag, rakor ini penting untuk mengetahui progres sosialisasi edaran No SE 17, khususnya di wilayah PPKM Darurat Jawa-Bali dan wilayah lainnya di Indonesia.

"Upaya ini merupakan kontribusi kita dalam melindungi warga dari pandemi Covid-19. Apalagi varian delta Covid-19 memiliki potensi penyebaran 7 kali lipat dari varian sebelumnya. Saya minta Kakanwil Kemenag dan Rektor PTKN untuk lebih masif berkoordinasi dengan TNI, Polri dan Pemda dalam sosialisasikan prokes SE No 17 ini," tegas Menag.

"Dengan rapat in kita akan mengetahui celah mana saja yang akan kita tutup. Ini harus dilakukan dengan upaya kolaboratif bersama TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam melindungi warga dari pendemi Covid-19," sambungnya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Menag juga minta jajarannya untuk memberikan perhatian agar terhadap momen penyembelihan hewan kurban. Sebab, momen ini dikhawatirkan akan memantik orang berkumpul dan berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

Sejumlah Kakanwil dalam rakor ini melaporkan proses sosialiasi dan implementasi SE No17 tahun 2021. Mereka antara lain, Kakanwil Kemenag DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kakanwil Kemenag Bali.

Dari paparan tersebut terungkap sejumlah kendala dalam sosialiaasi dan pelaksanaan prokes Iduladha 1442 H. Misalnya, maraknya berita hoaks, baik yang terkait Covid-19 ataupun informasi diperbolehkannya salat Iduladha oleh pemerintah.

Menag mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Kemenag Bali. Dia  berharap Kanwil Kemenag lainnya dapat mencontoh Bali.

"Saya mengapresiasi Kanwil Kemenag Bali. Berdasarkan catatan kami, Kemenag Bali sudah melakukan sosialisasi baik ofline dan online lebih dari 12 ribu kali. Saya kira ini bisa menjadi contoh bagi Kanwil lainnya. Terima kasih Bu Kanwil," ujar Menag.

Rapat evaluasi ini akan kembali digelar Kemenag pada H-1 Iduladha 1442H. Ikut hadir dalam rapat virtual, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, para stafsus dan pejabat Kemenag pusat lainnya.(ts)

0 Komentar

X
X