Iklan

Sepi, Hari Pramuka ke 60 yang Terlupakan di Karawang

Redaktur
Tuesday, 10 August 2021, 17:12 WIB Last Updated 2021-08-10T10:12:02Z

Setiap tanggal 14 Agustus, biasanya sejumlah Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka aktif menggelar dan memperingati hari Pramuka. Baik melalui Jambore Ranting (Jamran) maupun kegiatan organisasi kepanduan lainnya. Sayangnya, pada Selasa (14/8) tahun ini yang masih darurat Covid_19, tidak ada perayaan khusus dan peringatan yang diselenggarakan baik oleh tingkat gugus, Kwaran, bahkan Kwartir Cabang (Kwarcab) karena bertepatan dengan Tahun baru 1443 Hijriyah. Parahnya, sampai Selasa sore sejumlah pemangku pendidikan maupun pengurus Kawarcab Karawang termasuk Ketua Kwarcab H Aep Saepulloh yang terpilih beberapa bulan terakhir, belum secara khusus memberikan ucapan selamat, baik secara virtual maupun twibon dan meme khusus di media jejaring sosial.

"Kami hanya berharap semoga di hari Pramuka, pandemi bisa segera berakhir dan semua anggota tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, itu saja, " Kata Ketua Kwaran Pramuka Cilamaya Wetan, Nurbaeti.

Senada dikatakan Hj Yeni Mulyani, Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Karawang Timur ini, mengaku tidak memiliki agenda apapun dihari lahir Pramuka 14 Agustus 2021 dan belum koordinasi lebih lanjut dengan pengurus. "Belum ada koordinasi dengan pengurus, " Ujarnya.

Sejak tahun 1961, Hari Pramuka di Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tahun ini Pramuka Indonesia merayakan HUT-nya yang ke-59. Jika meniliik ke belakang, kepramukaan sendiri merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dengan kata lain, sejarah Hari Pramuka di Indonesia tidak dapat terlepas dari perjalanan kemerdekaan bangsa ini. Berikut adalah sejarah Hari Pramuka di Indonesia serta arti di balik lambang dan seragamnya.

Sejarah Pramuka

Berbicara tentang sejarah Pramuka di Indonesia, tidak akan terlepas dari sejarah internasional terbentuknya organisasi kepanduan. Gerakan pendidikan kepanduan pertama kali dikembangkan oleh Lord Robert Baden Powell of Gilwell.

Awalnya gerakan ini ditujukan untuk membina kaum muda Inggris yang terlibat dalam tindak kekerasan dan kriminal di tahun 1907. Pembinaan inilah yang kemudian berkembang menjadi gerakaan kepanduan. Sejak tahun 1961, Hari Pramuka di Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tahun ini Pramuka Indonesia merayakan HUT-nya yang ke-59. Jika meniliik ke belakang, kepramukaan sendiri merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dengan kata lain, sejarah Hari Pramuka di Indonesia tidak dapat terlepas dari perjalanan kemerdekaan bangsa ini. Berikut adalah sejarah Hari Pramuka di Indonesia serta arti di balik lambang dan seragamnya.

Organisasi kepanduan di Indonesia dimulai pada tahun 1912 dengan dibentuknya cabang Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO). Namun, setelah Perang Dunia I organisasi ini kemudian berganti nama menjadi Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging (NIPV). Setelah itu, barulah muncul organisasi kepanduan yang diprakarsai S.P. Mangkunegara VII dengan nama Javaansche Padvinders Organisatie. Kemudian, ada pula organisasi kepanduan yang didirikan oleh Budi Utomo yang bernama Nationale Padvinderij. Kehadiran kedua organisasi ini kemudian diikuti dengan pembentukan organisasi-organisasi sejenis lainnya.

Bersatunya organisasi kepanduan di Indonesia mulai muncul dengan terbentuknya Persaudaraan Antara Pandu Indonesia pada tahun 1928. Namun, upaya untuk mempersatukan seluruh kegiatan kepanduan di Indonesia nampaknya baru membuahkan hasil ketika Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) menggelar Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem (PERKINDO) di tahun 1941.

Setelah tahun 1941, perjalanan eksistensi organisasi kepanduan di Indonesia pun mengalami masa-masa sulit. Hingga pada tahun 1961, Gerakan Pramuka resmi ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961. Dalam keputusan ini juga dijelaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang bertugas menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia.  

Pada 14 Agustus 1961, dilakukan pelantikan pengurus Gerakan Pramuka di Indonesia dan penganugrahan Panji-Panji Gerakan Pramuka kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengkubowono IX. Hal inilah yang membuat Hari Pramuka di Indonesia dirayakan setiap tanggal 14 Agustus. (Rd)


Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Berita Terkini


Kilas Pendidikan



Berita Seputar Desa

DEWAN KARAWANG

+

PERTANIAN

+

DUNIA OLAHRAGA

+
X
X
×
BERITA UTAMA TERKINI