Iklan

ITB Berencana Mulai Perkuliahan Tatap Muka

Redaktur
Saturday, 4 September 2021, 12:26 WIB Last Updated 2021-09-04T05:26:52Z

Institut Teknologi Bandung (ITB) berencana segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Kemungkinan PTM disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) Institut Teknologi Bandung (ITB) Jaka Sembiring Pada kegiatan Temu Awal Semester I Tahun Akademik 2021/2022 .

Foto ilustrasi

"Persiapan kampus dibuka itu sudah dilakukan sejak tahun lalu, mulai dari pembukaan kuliah hibrida di Jatinangor," ujar Jaka, mengutip laman ITB, Jumat, 3 September 2021.

Ketika itu, menurut Jaka, setelah 10 hari pelaksanaan percobaan kuliah hybrid dilaksanakan, ada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kegiatan kuliah hybrid pun dihentikan.

Ia mengaku sudah ada informasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar kelas tatap muka segera dilaksanakan. Tetapi, tentu dengan mempertimbangkan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

"Kami membuka kampus itu tidak dengan gegabah, apalagi melibatkan ribuan mahasiswa dan dosen. Hal ini dilakukan secara rinci dan bertahap," jelasnya.

Sementara, untuk tugas akhir, disertasi, dan tesis sudah mendapatkan izin untuk melaksanakan di dalam kampus.

ITB mulai melakukan pendataan terkait wacana kuliah hybrid. Baik mengenai mata kuliah ataupun kegiatan yang perlu menjadi prioritas. Contoh kegiatan yang perlu diperhatikan adalah yang bersifat experience learning seperti praktikum, studio, dan kuliah lapangan.

"Kami sarankan satu mata kuliah untuk setiap angkatan dan untuk setiap prodi. Itu yang kami sarankan, minimal," ungkapnya.

Rencana saat ini, menurut dia, bakal mulai dilakukan penyesuaian-penyesuaian kegiatan akademik setelah pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Kapasitas mahasiswa yang bisa masuk kelas maksimal 30 persen.

Dia menjelaskan, ITB telah melakukan survei. Dari total sekitar 25.000 student body di ITB, data menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen sudah melaksanakan vaksinasi, baik itu dosis pertama maupun dosis kedua. Data ini menjadi acuan serta bahan pertimbangan untuk pembukaan kegiatan akademik tatap muka di kampus, bersamaan dengan persetujuan dari orang tua atau wali.

"Untuk mahasiswa TPB 2021, kami rencanakan dalam bentuk campus tour—bukan dalam bentuk jalan-jalan kampus, namun satu hingga dua mata kuliah praktikum yang bisa dilaksanakan di dalam kampus," ujarnya.

Jaka mengatakan, kebijakan akademik di ITB bersifat dinamis, bergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi. Seluruh sivitas akademika yang ada di kampus diharapkan untuk tetap memahami hal tersebut.

Untuk jangka panjang Jaka mengimbau agar memperbarui mindset bahwa di masa depan, antara virtual dengan riil tidak akan bisa dibedakan. "Jadi, praktikum yang berbasis experience learning pada masa depan nantinya harus ditunjang dengan pembelajaran yang sifatnya virtual learning," ungkapnya

Perlahan, ITB mendorong seluruh program studi untuk dapat mulai menciptakan modul-modul yang sifatnya virtual learning. Sebab, hal itu dinilai akan menjadi norma baru di dunia akademik.(medcom)



Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Berita Terkini


Kilas Pendidikan



Berita Seputar Desa

DEWAN KARAWANG

+

PERTANIAN

+

DUNIA OLAHRAGA

+
X
X
×
BERITA UTAMA TERKINI