Minat Jadi Calon Kepsek SD di Purwasari Minim

Sebanyak 5 SD di Kecamatan Purwasari harus siap dengan uji PTM tanpa Kepala Sekolah berstatus definitif. Pasalnya, 5 SD diantaranya sudah lebih dari setahun kosong dan belum terisi. Disisi lain, minat sejumlah guru PNS yang memenuhi syarat untuk nyalon sebagai Calon Kepala Sekolah (Cks), diakui Koorwilcambidik Purwasari, rendah. 

"Iya, sekarang kita PTM di uji coba di 3 SD yaitu SDN Cengkong 1, SDN Purwasari 1 dan SD swasta Inaratul Islam. Tapi, nanti akhir September/Oktober rencana mulai PTM komperhensif, kita di 5 SD juga tanpa Kepsek definitif, karena kelimanya harus di isi oleh Plt, " Kata Koorwilcambidik Purwasari, H Hasanudin, S.pd, Senin (20/9).

Hasanudin, Koorwilcambidik Purwasari


Dampak jika terus lama tak terisi Kepsek definitif, sambung Hasan, antara lain dia harus mengurus dua lembaga, tugasnya terbagi, waktu juga, sehingga tatap muka juga akan tidak full terkontrol optimal. Sehingga, ia harapkan Dinas kiranya bisa memberikan kebijakan segera agar mengisi kekosongan sekolah-sekolah tanpa kepsek definitif tersebut.

"Sampai sekarang belum ada penempatan baru, kita tunggu semoga bisa segera sebelum PTM benar-benar di mulai komperhensif, " Katanya.

Lebih jauh ia menambahkan, ditengah kekosongan Kepsek definitif, sejumlah guru-guru PNS di Purwasari juga minim minat nyalon CKS. Di gelombang 1 saja, ada sekitar 5 calon, namun bingung administrasi berkas dan kesiapannya, sehingga banyak yang mundur ditengah jalan. Namun, kabarnya masih ada dua calon lagi yang jika diperlukan siap mendaftar di gelombang berikutnya.

"Kalaupun gak ada satupun Cks, berarti sekolah yang Plt harus di isi kepsek definitif dari luar kecamatan seandainya memang tidak ada, " Ujarnya. (Rd)

0 Komentar

X
X