Iklan

Pembelajaran Tatap Muka Harus Dipercepat Untuk Kurangi Dampak Sosial Bagi Anak

Redaktur
Sunday, 5 September 2021, 10:32 WIB Last Updated 2021-09-05T03:32:22Z

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebut pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu dipercepat. Pasalnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) berkepanjangan berisiko memberi dampak negatif pada anak.

“Dampak sosial tidak hanya meliputi kualitas pendidikan, melainkan terkait tumbuh kembang dan hak anak,” kata Johnny dalam keterangan tertulis, Minggu, 5 September 2021.

Johnny memaparkan tiga alasan utama yang menjadi dasar pelaksanaan PTM terbatas. Pertama, menghindari ancaman putus sekolah.

Menurut Johnny, PJJ yang tidak optimal membuat anak terpaksa bekerja dan tidak belajar. Hal itu untuk membantu keuangan keluarga di tengah krisis pandemi covid-19.

“Selain itu, bila proses pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, banyak orang tua tidak bisa melihat peranan sekolah dalam proses belajar mengajar,” ujar politikus Partai NasDem itu.

Alasan kedua, yakni menghindari penurunan capaian belajar anak. Johnny menilai pembelajaran di kelas menghasilkan pencapaian akademis yang lebih baik ketimbang PJJ.

“Perbedaan akses, kualitas materi yang didapatkan peserta didik, juga sarana yang dimiliki, dapat mengakibatkan kesenjangan capaian belajar,” tutur dia.

Johnny menyebut alasan ketiga ialah risiko psikososial atau kondisi individu yang mencakup aspek psikis dan sosial pada anak. Anak bisa tertekan karena tidak bermain dan bertemu kawan-kawannya dalam waktu lama.

Johnny memastikan penerapan PTM terbatas bakal mengedepankan kesehatan dan keselamatan semua pihak. Hal ini mencakup peserta didik, tenaga pengajar, hingga pengurus sekolah.

“Proses pembelajaran harus mengikuti peraturan dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ucap dia.(med)



Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Berita Terkini


Kilas Pendidikan



Berita Seputar Desa

DEWAN KARAWANG

+

PERTANIAN

+

DUNIA OLAHRAGA

+
X
X
×
BERITA UTAMA TERKINI