Kartu BPNT di Gesek Tak Muncul, BLT Juga Tak Kebagian, Ini Kata TKSK di Karawang

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengeluhkan kartu bansos yang di pegangnya, dari mulai BNI sampai migrasi ke BTN, namun saldo untuk mendapatkan sembako jenis beras, buah-buahan, telur, daging ayam dan kacang-kacangan, justru tak kunjung muncul berbulan-bulan. Di sisi lain, pemerintah desa juga "ogah-ogahan" menginput Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa bagi para KPM pemegang kartu BPNT karena khawatir doubel data, meskipun kartu yang di gesek tak kunjung keluar saldonya sekalipun.

Zaenal, TKSK Kecamatan Lemahabang Wadas

TKSK Lemahabang, Zaenal mengatakan,terlama sepanjang yang ia tahu ada pemegang kartu BPNT jenis BTN selama 7 bulan digesek tak kunjung keluar saldonya dan tak pernah menerima sembako. Sementara, saat kesesuaian data NIK, nama lengkap dan nama ibu kandung di verifikasi ulang, sembako BPNT itu turun sekaligus 7 bulan. Jadi memang, biasanya, kartu yang digesek tak muncul-muncul itu, ada ketidaksesuaian data yang di persyaratan bank, sehingga perlu kiranya KPM melapor ke desa agar data online di sistem SIK NG bisa di verifikasi dan di perbaharui untuk di laporkan ke Dinas Sosial. Atau, sebut Zaenal, jika sembako tak kunjung keluar setelah di gesek, kemudian KPM geram dan memilih agar masuk ke BLT, maka KPM juga dianjurkan melapor untuk memutus program BPNT ke Dinas sosial melalui desa dan di input pemerintah desa untuk dapat masuk di program BLT Rp300 ribu setiap bulan dengan surat pernyataan.

"Biasanya memang ada ketidaksesuaian data, maka KPM di anjurkan melapor, apakah ingin di verifikasi agar sesuai datanya, atau ingin di cabut dari peserta bansos BPNT. Jadi jangan sampai di BPNT mereka gak dapat berbulan-bulan, di BLT juga gak di masukan, " Sarannya, Selasa (19/10).

Zaenal menambahkan, yang absen di gesek paling lama kosong saldo yang ia tahu adalah 7 bulan dan belum mendengar ada yang sampai setahun. Untuk itu, ia berharap keaktifan KPM untuk melapor ke pemerintah desa, dimana formatnya juga tersedia. Sehingga, KPM bisa mendapat bansos di salah satunya, mau tetap di BPNT atau ke BLT.

"Memang proses ajuan revisi penyesuaian data itu juga agak lama lagi keluarnya, tapi sekalinya keluar saat di gesek dan kemudian valid, jatah sembako BPNT nya jadi banyak karena berbulan-bulan, " Ungkapnya. (Rd)

0 Komentar

X
X