Membahayakan, Akses Gebang Carang - Pulobata Bolong dan Ambles Tanpa Perbaikan

Bagi masyarakat Lemahabang, Telagasari dan Tempuran yang hendak berziarah ke Komplek Maqbaroh Syekh Quro Pulobata Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang via akses Gebang Carang Desa Lemahmukti, diharapkan bisa waspada. Utamanya saat malam hari dan belum hafal Medan. Pasalnya, meskipun jalanan sudah mukus di cor 2 tahun terakhir lewat angfaran aspirasi DPRD PKB dan PBB Dapil IV, namun jalanan yang melintasi irigasi itu, ambles tanpa berbaikan selama lebih dari 5 bulan terakhir. Bahkan teranyar, jalanan ambles tergerus irigasi di bawahnya itu, semakin meluas dan memakan bahu jalan yang semaki melebar dengan panjang sekitar 2 meter × 1 Meter.
Jalan Ambles Di biarkan Bolong hampir 6 bulan terakhir di akses jalan Gebangcarang - Pulobata dan Semakin Meluas


"Itu masuknya ke Wilayah Pulokalapa, kalau ke utaranya iya sawah sebagian masuk Pulomulya. Itu teh akses jalan dari aspirasi DPRD, begitupun dengan turapnya, kita berharap Dinas ada perbaikan di akses itu, apalagi memang kalau malam tidak ada Penerangan, " Katanya, Jumat (14/01). 


Kades Lemahmukti H Damung mengaku, jalanan itu tidak masuk wilayah desanya, namun banyak warganya terganggu jika jalanan ambles itu terus dibiarkan berlarut. Kalau ada jalan bolong di jembatan Rawacabe cepat di tambal dan di perbaiki karena penuh keramaian, tapi akses yang jauh dari hiruk pikuk lalu lintas ramai ini, diakui Damung justru luput dari perhatian. Padahal, para petani dan masyarakatnya juga tak jarang lalu lalang di akses tersebut.

"Mohonlah Dinas PUPR bisa di perbaiki lagi, itu dibawahnya kan ada irigasi, jadi kontruksi materialnya harus bener, jangan begitu lagi supaya tidak amblas lagi, " Katanya. 

Sekretaris Desa Pulokalapa Anom mengaku, akses tersebut sudah di monitor. Insha Allah kedepan bisa diperbaiki oleh anggaran dari Desa kalau tidak ada perbaikan dari Dinas. Itu, sebutnya bisa di poskan dari anggaran rotin dan atau retribusi wisata ziarah. Yang terpenting akses tersebut jangan mengganggu aktivitas lalu lintas masyarakat di tiga desa saja.

"Ya dari Desa juga insha Allah sih, kalau memamg dari Dinas PUPR gak ada mah, " Ungkapnya. (Rd)

0 Komentar

X
X