×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Berikut Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung oleh BPJS Kesehatan

12 Mar 2022 | Sabtu, Maret 12, 2022 WIB Last Updated 2022-03-12T13:15:55Z

Menjaga pola hidup sehat harus disadari sebagai kewajiban setiap pribadi, namun tidak di era globalisasi seperti sekarang ini terlebih dengan adanya virus Covid-19.

Oleh karena itu, kondisi kesehatan harus dapat dijaga dengan baik lewat menjaga dan mengatur pola makan serta rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas kesehatan.

Namun ada kalanya disaat keadaan tidak terduga datang, kita tidak siap secara finansial. Untuk itulah pemerintah pada tahun 2014 membuat program BPJS Kesehatan bersama BPJS Ketenagakerjaan (dahulu bernama Jamsostek).

Pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. Untuk BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi sejak 1 Juli 2015.

Melansir dari situs BPJS Kesehatan, pelayanan yang dapat ditanggung BPJS Kesehatan mulai dari Puskesmas atau yang setara, praktik dokter, dan dokter gigi.

Selain itu, klinik pratama atau yang setara termasuk fasilitas Kesehatan tingkat pertama milik TNI/Polri dan rumah sakit kelas D pratama juga memberikan pelayanan bagi pemegang BPJS.

Namun perlu kita semua diketahui, tidak semua penyakit bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan, Jika merunut pada aturan yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan.

Setidaknya terdapat 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan penyakit apa sajakah itu berikut kami sudah menyiapkan daftarnya di bawah ini:

1. Penyakit yang berupa wabah atau kejadian luar biasa.

2. Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti operasi plastik.

3. Perataan gigi seperti behel.

4. Penyakit akibat tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual.

5. Penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri.

6. Penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.

7. Pengobatan mandul atau infertilitas.

8. Penyakit atau cedera akibat kejadian yang gak bisa dicegah, seperti tawuran.

9. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri

10. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen.

11. Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.

12. Alat kontrasepsi.

13. Perbekalan kesehatan rumah tangga.

14. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.

15. Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.

16. Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja

17. Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta

18. Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri.

19. Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial.

20. Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.

21.Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.

Nah,Itu dia daftar penyakit yang ditanggung BPJS kesehatan. Jangan sampai salah ya, nanti penyakit kamu malah tidak tidak ditanggung. Semoga bermanfaat.(*)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS