×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Emak-Emak Karangtanjung Menguning, Emak Sri Ajak Melek Digital Hasilkan Duit

11 Mar 2022 | Jumat, Maret 11, 2022 WIB Last Updated 2022-03-11T09:29:59Z

Kegiatan Reses DPRD Jawa Barat di Desa Karangtanjung Kecamatan Lemahabang Wadas.

Peserta reses masa sidang 1 DPRD Provinsi Jawa Barat di Dusun Tanjung Desa Karangtanjung Kecamatan Lemahabang, di penuhi emak-emak berkerudung kuning, Jumat (11/3). Selain membuat sumringah Sri Rahayu Agustina, emak-emak di lokasi tersebut juga di ajak Dewan asal Partai Golkar itu untuk melek teknologi dan memanfaatkan handphonenya untuk hasilkan duit.



"Sekarang ini, pemulihan ekonomi berbasis kearifan lokal menjadi tematik paska beranjak pulih dari pandemi, untuk itu, saya ajak semua ibu-ibu yang memiliki HP android untuk melek teknologi menjalankan usahanya, ayo hasilkan uang dengan HP yang di miliki. Baik usaha dagang, wirausaha maupun jasa, itu demi memenej keuangan keluarga dengan baik, tak harus andalkan suami terus, " Pinta Sri Rahayu disela-sela resesnya di Dusun Tanjung Desa Karangtanjung Kecamatan Lemahabang, Jumat (11/3).

Ia menambahkan, setiap desa ia yakini memiliki sejumlah kompetensi dan inovasi masyarakatnya menghasilkan sesuatu yang bernilai. Seperti diketahui, pandemi sudah membuat banyak masyarakat tetangga kita ekonominya lesu, terdampak PHK perusahaan dan pengangguran, untuk itu, berwirausahalah dengan memanfaatkan kemampuan yang di miliki dengan tekonologi yang ada. Jangan sungkan, sebut Sri, berkoordinasi dan konsultasi dengan DPRD maupun Pemerintah daerah untuk pengembangan usaha-usaha produktifnya.

"Atas dasar itu pula, di kesempatan reses kali ini, saya membawa langsung pejabat di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM maupun Disperindag Karawang untuk bisa di akses mendukung usaha-usaha masyarakat agar lebih berdaya, " Ujarnya.

Kades Karangtanjung, Juhari SH mengapresiasi atas kehadiran reses DPRD Jabar dan menjawab tantangan ekonomi masyarakat desa selama pandemi. Bahkan, selain infrastruktur, ekonomi dan usaha masyarakat di pancing untuk lebih berdaya, bagaimana akses legalitas, pelatihan maupun permodalan usaha yang mereka harus lakukan.
"Kita siap ajukan, karena banyak usaha kelompok dan home industri di desa kami yang harus semakin di dongkrak peningkatan kompetensi dan ekonominya, " Pungkasnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS