×

Iklan

Indeks Berita

GPDRR 2022, Pramuka Berperan dalam Pengurangan Risiko Bencana

27 Mei 2022 | Jumat, Mei 27, 2022 WIB Last Updated 2022-05-26T17:11:49Z

Gerakan Pramuka Indonesia sebagai organisasi kepemudaan merupakan salah satu wadah bagi pemuda untuk mengaktualisasikan diri dalam pembangunan. Pramuka berperan dalam hal penanggulangan risiko bencana di Tanah Air.

Andalan Nasional Pengabdian Masyarakat Pramuka, Bambang Sasongko menjelaskan, prinsip dasar kepramukaan membuat anggota Pramuka memiliki peran besar dalam hal pengurangan risiko bencana.(27/5/22).

GPDRR 2022

Menurut dia, gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar diantaranya, Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, peduli terhadap bangsa, negara, sesama manusia dan alam, peduli terhadap diri sendiri dan taat kepada Kode kehormatan Pramuka.

Ia menegaskan Pramuka adalah membangun generasi perilaku agar dapat berguna untuk diri sendiri dan masyarakat dalam hal pengurangan risiko bencana.

"Tata nilai dan norma Pramuka menjadi fondasi yang kuat untuk berperan dalam mengurangi risiko bencana," kata pria akrab disapa Kak Koko di panggung Rumah Resiliensi Indonesia, Global Platform for Disaster Risk Reduction  (GPDRR) ke-7 di Bali, Kamis (26 /5/2022).

Pada Pramuka Peduli terdapat tiga bidang diantaranya, Pramuka peduli bencana, Pramuka peduli lingkungan hidup dan peningkatan sumber daya manusia. Pramuka peduli peduli diajarkan tentang risiko bencana, pemetaan pendidikan, edukasi dan lainnya.

Pandemi COVID-19 telah memaksa masyarakat untuk lebih peka terhadap kesehatan dan perubahan perilaku sesuai dengan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, jelas Koko, Pramuka yang ikut menjadi duta gerakan perubahan perilaku harus menjadi teladan dalam penerapan protokol kesehatan, melakukan edukasi dan sosialisasi tentang COVID-19 (3M, 3T dan vaksinasi), berperan serta dalam posko dan melaporkan perkembangan melalui aplikasi Bersatu Lawan COVID-19 (BCL).

"Bahkan yang terakhir juga di pandemi COVID-19, kami juga terlibat diantaranya membagikan masker dan duta gerakan perubahan perilaku," ujar Koko.

Sebagai tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Bali pada 23-28 Mei 2022, Indonesia menggelar Rumah Resiliensi Indonesia (RR-I) sebagai prakarsa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama organisasi-organisasi masyarakat sipil dan lembaga-lembaga donor dan internasional di Indonesia serta lembaga usaha dan komunitas dengan dukungan penuh dari Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali (FPRB Bali).

Rumah Resiliensi Indonesia ini sangat mencerminkan semangat Gotongroyong, sebagai modalitas sosial bangsa Indonesia, dan dijadikan branding nasional yang kerjasama penanggulangan bencana dari Indonesia untuk dunia.

Kegiatan panggung ini diselenggarakan secara gotongroyong oleh sebelas Kementerian/Lembaga, hampir 40 LSM/CSO/Jaringan, 4 Universitas, 3 organisasi internasional (donor), 4 badan PBB, serta jaringan lembaga bisnis.(nas)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS