×

Iklan

Indeks Berita

Warga Karawang Utara Mau Demo Tuntut Perbaikan Jalan Butut Tanjungpura - Dengklok

11 Mei 2022 | Rabu, Mei 11, 2022 WIB Last Updated 2022-05-11T06:25:15Z
Forum Parlemen Karawang Utara Bergerak (FPKUB) menggelar musyawarah di pondopo tugu Proklamasi Rengasdengklok terkait rencana aksi damai menuntut perbaikan akses Jalan Tanjungpura - Rengasdengklok yang kondisinya rusak alias butut.
Foto: Jalan Butut Tanjungpura - Dengklok Mau di Suarakan lewak Demo Akbar dari Warga Karawang Utara


Tuntutan ini ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pimpinan Gebrnur Ridwan Kamil.

Sekretaris FPKUB, Nana Suryana  menyampaikan tujuan musyawarah ini adalah untuk mempererat talisilaturahmi juga sebagai persiapan untuk menggelar aksi damai sekaligus memastikan tempat sekretariat dan nama wadah pergerakan.

"Sekaligus membahas beberapa poin untuk persiapan aksi damai nanti," ujarnya, Rabu (11/5/2022).

Aksi damai yang akan digelar ini, sebut Nana adalah murni sebagai pergerakan para pemuda wilayah Karawang utara dengan menuntut Pemerintah Kabupaten Karawang ataupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera memperbaiki akses jalan wilayah Karawang utara terutama akses jalan Tanjungpura-Rengasdengklok.

Foto: Jalan Butut Tanjungpura - Dengklok Mau di Suarakan lewak Demo Akbar dari Warga Karawang Utara

"Kami mengantisipasi sejak dini aksi teman-teman ini harus steril dari kepentingan politik praktis. Ini murni gerakan non litigasi atau gerakan kerakyatan sesuai dengan tuntutan kami yaitu," tegasnya.

Masih menurut Nana, aksi damai yang akan digelar ini sudah disepakati oleh seluruh tokoh pemuda, tokoh masyarakat yang hadir dalam acara musyawarah tersebut.

"Seruan aksi damai pun disepakati oleh semua perwakilan yang hadir dalam musyarawah ini. Mengenai langkah alternatif lainnya seperti class action, itu dilakukan setelah tuntutan kami mengenai perbaikan jalan tersebut dianggap tidak ada titik temu dengan pihak terkait dan jangan sampai semua warga karawang utara merasa adanya perlakuan ketidakadilan dari pemeritah daerah," tuturnya. (Rd/Iwo)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS