×

Iklan

Indeks Berita

Tahun Ajaran Baru, SMPN 2 Lemahabang Siap Terapkan Kurikulum 'Mandiri Berubah'

9 Jun 2022 | Kamis, Juni 09, 2022 WIB Last Updated 2022-06-09T06:59:21Z
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Karawang mulai start 20 Juni mendatang. SMPN 2 Lemahabang yang tahun ini meluluskan 205 siswa kelas IX, siap menampung 6 rombongan belajar dengan kuota 240 calon siswa baru kelas VII. Selain sudah dibentuk kepanitiaan menyambut registrasi ratusan calon siswa baru, sekretariat PPDB di sekolah yang beken prestasi dengan ekstrakurikuler Pramuka dan PMR ini, juga sudah di persiapkan. Bahkan, secara khusus menyiapkan pembelajaran kurikulum pilihan mandiri berubah. 

Foto : Jayadipura, Kepala SMPN 2 Lemahbang

"Kita siap tampung 240 siswa baru dengan kuota yang di sediakan 6 rombongan belajar. Rencana di tahun ajaran baru 2022/2023 ini, kita siapkan kurikulum 'Mandiri Berubah' " Kata Jayadipura M.Pd, Kepala SMPN 2 Lemahabang, Kamis (9/6/2022).

Diakui Jayadi, rencana kurikulum pihak sekolah di berikan pilihan tiga opsi, pertama ada kurikulum mandiri belajar yang semua perangkatnya harus di susun sendiri, kemudian ada kurikulum mandiri belajar yaitu kurikulum yang tetap menggunakan Kurikulum 2013 (Kurtilas) secara bertahap menggunakan kurikulum merdeka yang biasanya di gunakan di satuan pendidikan berstatus 
Sekolah penggerak. Dan terakhir adalah Kurikulum Mandiri berubah yang rencananya siap di aplikasikan SMPN 2 Lemahabang, ini sebutnya bahan ajar dan materinya sudah disediakan khusus formatnya, tinggal di pelajari dan di jalankan dengan baik oleh semua guru-guru. 

"Mandiri berubah itu simpel, dimana materi dan pembelajarannya sudah disediakan formatnya, tinggal kesungguhan para guru mengikutinya sesuai silabus dan arahan yang tersedia, " Katanya.

Guru Matematika yang dulunya mengajar di SMPN 1 Telagasari ini menambahkan, SMPN 2 Lemahabang bukan dan belum jadi sekolah penggerak, tapi bertahap menerapkan pilihan kurikulumnya saja.
Soal jam belajar memang anggapannya berkurang, misalnya Guru PAI yang biasanya 3 jam menjadi 2 jam, namun demikian siswa waktu 1 jam itu tetap berlaku bukan hilang, sebab ada tugas poject yang arahannya misalnya me profile pelajar Pancasila misalnya.

"Kita berharap semuanya mulai di biasakan, termasuk para guru, bukan saja menyambut PPDB nya, tetapi juga kurikulum mandiri berubah ini, " Ujarnya. (rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS