×

Iklan

Indeks Berita

Berikut Peta Persaingan Grup A Piala Dunia 2022

20 Nov 2022 | Minggu, November 20, 2022 WIB Last Updated 2022-11-19T20:48:02Z

Turnamen Piala Dunia 2022 akan dibuka dengan pertandingan dari Grup A. Grup ini akan dihuni tuan rumah Qatar, Belanda, Senegal, dan Ekuador. Siapa yang bakal lolos dari grup A? (20/11/22).

Timnas Belanda yang menempati peringkat kelima dunia menjadi tim unggulan digrup ini. Mereka diprediksi akan melenggang mulus dari fase penyisihan sebagai juara Grup A.

Belanda juga akan tampil sebagai pujaan banyak penggemar di dunia. Skuad Tim Oranje lebih akrab di telinga penggemar sepak bola kebanyakan dibandingkan mereka yang memperkuat Senegal, Ekuador, dan Qatar.

Lolos sebagai jawara Grup G fase kualifikasi zona Eropa --sekali kalah, tujuh kali menang, dua kali seri--Belanda akan berusaha menebus kegagalan pada 2018, saat mereka tak lolos ke putaran final.

Rekam jejak sebelumnya, kian menambah reputasi mereka sebagai unggulan. Tim Oranje pernah tiga kali menjadi runner-up, pada 1974, 1978, dan 2010.

Materi pemain juga membuat mereka setingkat di atas lawannya. Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, dan Memphis Depay jelas berharap bisa menemukan performa terbaik mereka di Qatar, ketimbang penampilan yang relatif mengecewakan di paruh awal musim 2022-23 bersama klub masing-masing. Sedangkan Cody Gakpo berpotensi membuat dirinya makin diburu klub-klub besar Eropa apabila tampil gemilang bersama Belanda di Qatar.

Timnas Senegal boleh dibilang menjadi tim yang berpotensi menghadirkan tantangan terbesar bagi Belanda di Grup A. Pasukan Singa Teranga ini memperoleh tiket putaran final Piala Dunia 2022 setelah memenangi babak ketiga kualifikasi zona Afrika, setelah mereka mengalahkan Mesir lewat adu penalti, lawan yang sama saat Senegal menjuarai Piala Afrika 2021.

Ini akan menjadi penampilan ketiga Senegal di Piala Dunia. Tim besutan Aliou Cisse jelas berharap bisa mengulangi penampilan sang pelatih yang dua dekade silam mengapteni tim yang mampu menciptakan kejutan mencapai perempat final Piala Dunia 2002.

Lalu, ada Timnas Qatar. Terlepas dari sorotan yang dihadapi di luar lapangan terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2022, sang tuan rumah akan menjalani momen bersejarah melakoni penampilan debut mereka di putaran final Piala Dunia.

Saat memperoleh hak sebagai tuan rumah, Qatar nyaris bukanlah sebuah nama yang mentereng di dunia sepak bola, tapi kali ini mereka tiba menyandang status lain yakni juara bertahan Piala Asia 2019.

Sosok Felix Sanchez patut diperhitungkan karena dalam Piala Asia 2019, Qatar dibawanya menjadi juara dengan torehan 16 gol dan hanya kebobolan satu, serta menyisihkan negara-negara langganan juara seperti Arab Saudi, Irak, Korea Selatan, dan Jepang.

Modal besar lain terdapat pada diri Azmoun Ali, pemain kelahiran Sudan yang mengungsi bersama keluarganya ke Qatar dan diasah bakatnya hingga menjadi salah satu penyerang tertajam di Asia.

Selain itu tentu saja, Piala Dunia edisi-edisi terdahulu selalu membuktikan bahwa faktor dukungan tuan rumah kerap membuat sebuah tim melangkah jauh.

Namun dengan status sebagai tiga terbawah dalam peringkat FIFA di antara tim-tim finalis Piala Dunia 2022, Qatar mungkin perlu mengambil target lebih realistis yakni tidak mengulangi catatan kelam Afrika Selatan sebagai satu-satunya tuan rumah yang gagal lolos dari fase penyisihan grup.

Timnas Ekuador boleh jadi merupakan tim yang paling tidak diunggulkan di antara penghuni Grup A.

Akan tetapi, status nonunggulan kerap kali justru memberikan keuntungan tersendiri bagi sebuah tim. Ekuador sudah membuktikannya sendiri di fase kualifikasi zona Amerika Latin, di mana mereka mampu mencapai peringkat keempat klasemen akhir.

Sang juru taktik Gustavo Alfaro memiliki skuad yang dihuni sejumlah talenta menjanjikan, salah satunya Moises Caicedo yang besar kemungkinan tahun depan tak lagi berseragam Brighton & Hove Albion lantaran banyak tim lebih besar memburu jasanya.

Bersama Brighton Caicedo telah membuktikan kemampuannya sebagai gelandang pengatur tempo yang nyaris selalu terlihat di mana pun bola berada.

Nama lain yang patut diikuti di skuad La Tricolor adalah Gonzalo Plata, gelandang serang yang membimbing Ekuador jadi runner-up Kejuaraan Remaja Amerika Latin 2019 serta meraih Bola Perunggu (Pemain Terbaik Ketiga) Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.

Kendati masih berusia 22 tahun, Plata merupakan nama yang sudah menjadi langganan pilihan utama Alfaro di Ekuador dan pemain yang kini membela Real Valladolid itu berkesempatan untuk menyedot perhatian di panggung lebih tinggi di Qatar.

Jadwal pertandingan Grup A (dalam WIB):

Minggu, 20 November 2022
23.00 Qatar vs Ekuador

Senin, 21 November 2022
23.00 Senegal vs Belanda

Jumat, 25 November 2022
20.00 Qatar vs Senegal
23.00 Belanda vs Ekuador

Timnas Belanda

Selasa, 29 November 2022
22.00 Ekuador vs Senegal
22.00 Belanda vs Qatar.

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS