×

Iklan

Indeks Berita

Mana Pemenang Qatar vs Ekuador, Ini Fakta Menarik Timnas Qatar Jelang Laga Pembuka

20 Nov 2022 | Minggu, November 20, 2022 WIB Last Updated 2022-11-19T19:34:36Z

Piala Dunia 2022 akan dibuka dengan pertandingan Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Minggu (20/11/2022) malam.

Piala Dunia 2022 akan dibuka dengan pertandingan Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Minggu (20/11/2022) malam.

Qatar yang bertindak sebagai negara tuan rumah Piala Dunia 2022, bakal mendapat perhatian yang lebih karena diharapkan dapat berbicara banyak di turnamen empat tahunan kali ini.

Berikut fakta-fakta menarik skuad timnas Qatar jelang lawan Ekuador dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2022, akhir pekan ini:

1. Dilatih mantan pelatih Barcelona
Dikutip dari laman Transfermarkt, pelatih timnas Qatar, Felix Sanchez Bas, pernah menimba ilmu kepelatihannya di Barcelona Youth pada 1 Juli 1996. Ia merupakan pelatih dengan lisensi UEFA Pro yang dikontrak oleh Asosiasi Sepak Bola Qatar pada Juli 2017.

Dilansir dari laman HITC, selama karier kepaltihannya, Sanchez belum memiliki jam terbang untuk melatih di kompetisi besar sepanjang kariernya. Felix Sanchez akan menjalani pertandingan ke-70 sebagai manajer timnas Qatar saat menjami Ekuador pada pertandingan pertama Piala Dunia 2022.

Selama menjabat sebagai pelatih kepala timnas Qatar, Sanchez memiliki rekor bermain 69 kali dengan menang 35 kali, 13 kali seri, dan kalah sebanyak 21 kali.

2. Sebagian besar merupakan pemain naturalisasi
Dilansir dari Dream Team FC, skuad Qatar berisi 11 pemain dari sepuluh negara kelahiran yang berbeda. Dari tiap posisi, Qatar setidaknya memiliki satu hingga dua pemain naturalisasi dari berbagai negara.

Dua dari tiga kiper yang dibawa Qatar untuk Piala Dunia lahir di luar Qatar adalah Khalifa Ababacar dari Senegal dan Oumar Barry dari Guinea. Selain itu, bek tengah Mohammed Kasola, Ibrahim Majid, dan Ro-Ro lahir di Ghana, Kuwait, dan Portugal. Selain dari Afrika, Qatar juga menaturalisasi gelandang asal Prancis, Karim Boudiaf.

Qatar juga melakukan naturalisasi dari pemain asal Amerika Selatan. Dua pemain dari Brazil, Rodrigo Tabata dan Luis Junior, serta Sebastian Soria asal Uruguay. Pemain asal Timur Tengah lainnya pun tak luput dinaturalisasi oleh Qatar, seperti Ali Assadalla dai Bahrain dan gelandang Ahmed Abdul Maqsoud yang lahir dari Mesir.

3. Berasal dari Liga Qatar
Menurut aturan FIFA, untuk melakukan naturalisasi, seorang pemain harus telah menetap terus-menerus setidaknya selama lima tahun setelah mencapai usia 18 tahun di wilayah asosiasi yang relevan. Dengan adanya aturan ini, membuat Qatar harus melakukan berbagai upaya untuk membuat pemain yang akan dinaturalisasi untuk menetap, salah satunya adalah dengan bermain di Liga Qatar.

Pemilihan pemain naturalisasi ini tak lepas dari campur tangan manajer Felix Sanchez yang telah menghabiskan bertahun-tahun membangun tim ini mulai ia ditunjuk menjadi pelatih pada 2017.

4. Membawa DNA tiki-taka
Sebagai orang yang lahir di Barcelona dan pernah melatih Barcelon Youth, Felix Sanchez mencoba membawa DNA Barca ke tim nasional Qatar dengan beberapa perubahan. Ia merupakan orang di balik keberhasilan Qatar menjuarai Piala Asia AFC 2019 di Uni Emirat Arab.(vs)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS