×

Iklan

Indeks Berita

Piala Dunia 2022 Perkenalkan Teknologi Baru: Semi Automated Offside

20 Nov 2022 | Minggu, November 20, 2022 WIB Last Updated 2022-11-19T19:49:14Z

FIFA memperkenalkan teknologi baru di Piala Dunia 2022. Posisi offside bisa diketahui oleh wasit dengan cara semi otomatis.

Foto ilustrasi : Logo piala dunia dan bendera peserta timnas

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, dan Direkrut Teknologi FIFA, Johannes Holzmueller memperkenalkan kepada pewarta mengenai teknologi baru ini. FIFA mengembangkan teknologi ini selama tiga tahun pada rentang 2019-2022.

Pendeteksi offside semi otomatis sudah dicoba pada beberapa ajang, seperti FIFA Arabic Cup 2021 dan Piala Dunia Antarklub 2021. Mekanisme kerja teknologi ini dengan menanamkan chip di tengah bola.

Selain itu, ada sebanyak 12 kamera optik yang dipasang mengitari stadion. Sensor yang ditanamkan berupa 500 Hz IMU system, yang berfungsi untuk mendeteksi sentuhan kaki pada bola hingga bisa menjadi dasar penilaian posisi pemain offside atau tidak.

Data yang dihasilkan dari perangkat di atas berupa 29 poin penilaian untuk setiap pemain ditambah posisi bola. Citra gambar yang dihasilkan sebanyak 50 per detik. Sensor pada bola akan menangkap suara ketika ada tendangan meski dengan sentuhan ringan.

Video match officials (VMOs) yang bertugas akan mengecek mengenai hasil data dari sensor dan kamera optik yang dipasang. Hasilnya akan disajikan untuk penonton di tribune stadion dan televisi dalam bentuk animasi 3D dalam waktu yang singkat.

Holzmueller menegaskan bahwa keputusan akhir akan tetap ada di tangan wasit. Teknologi pendeteksi offside semi otomatis hanya merupakan alat bantu,melansir berita detik (20/11/22).

"Pertama-tama, ini hanya alat, seperti yang dikatakan oleh Pierluigi Collina, hanya menjadi pertimbangan diskusi mengenai titik menendang bola dan menggambarkan garis offside ke para petugas pertandingan," kata Holzmueller kepada pewarta.

Informasinya akan diterima oleh petugas pertandingan yang bekerja sebagai video match officials, setelah dilakukan verifikasi kemudian diteruskan ke asisten wasit dan wasit untuk menentukan keputusan akurat yang disebut tak lebih dari 15 detik.

"Kami sadar bahwa terkadang proses pengecekan gol untuk kemungkinan offside memerlukan waktu yang cukup lama, terutama saat posisi offsidenya cukup ketat. Inilah situasi di mana semi-automated offside technology hadir dan menawarkan hasil lebih cepat dan lebih akurat," kata Collina menegaskan.(**)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS