×

Iklan

Indeks Berita

Messi Cs Sukses, Timnas Argentina Kandaskan Belanda Lewat Adu Pinalti

10 Des 2022 | Sabtu, Desember 10, 2022 WIB Last Updated 2022-12-09T22:46:39Z

Argentina mengalahkan Belanda pada laga perempat final Piala Dunia 2022 di Lusail Iconic Stadium, Sabtu (10/12) dini hari waktu Indonesia.


Lionel Messi

Tim Tango berinisiatif menyerang selepas peluit kick off berbunyi. Lionel Messi beebrapa kali menguasai bola di area sepertiga akhir, namun tidak ada peluang berarti yang dihasilkan.



Pertandingan Argentina vs Belanda


Belanda sempat berupaya membalas serangan, namun justru Argentina yang bisa mencetak gol. Pada menit ke-35 sebuah umpan terukur Messi ke kotak penalti bisa dijangkau Nahuel Molina. Penyelesaian akhir Molina membuat bola bersarang di gawang Belanda. Argentina memimpin 1-0.




Setelah unggul, Argentina masih cukup menguasai bola. Belanda kesulitan mengembangkan permainan.


Belanda mencoba menyerang pada awal babak kedua. Maksud De Oranje menyamakan kedudukan bisa diredam Argentina.


Sebuah peluang terbuka bagi Argentina untuk mencetak gol kedua setelah Lionel Messi dijatuhkan di dekat kotak penalti pada menit ke-62. Eksekusi Messi masih di atas mistar gawang.


Wasit Antonio Mateu Lahoz menunjuk titik putih pada menit ke-72 karena Denzel Dumfries melanggar Marcos Acuna. Messi membuat Noppert terdiam, sementara bola meluncur keras ke arah kiri gawang. Argentina memimpin 2-0.



Belanda yang tertinggal makin jauh makin bernafsu mencetak gol balasan. Sementara Argentina berupaya mencuri kesempatan lewat serangan balik.


Permainan mengandalkan crossing milik Belanda berbuah hasil setelah Wout Weghorst menyundul umpan Steven Berghuis sehingga gawang Argentina bobol pada menit ke-83.


Ketika pertandingan waktu normal memasuki menit terakhir injury time, Weghorst kembali mencetak gol. Kali ini memanfaatkan umpan tendangan bebas Teun Koopmeiners.


Pada saat waktu tambahan, Argentina mengulang penampilan seperti saat awal babak pertama dan awal babak kedua. Albiceleste berupaya mendominasi penguasaan bola.


Upaya Nicola Otamendi menyongsong umpan tendangan bebas Lionel Messi pada menit ke-104 masih belum berhasil.


Bola dari sepak pojok Messi pada awal babak kedua perpanjangan waktu masih cukup mudah bagi Noppert yang memotong bola di udara.


Argentina cukup mendominasi penguasaan bola, namun Belanda sesekali balas mengancam.


Memasuki menit ke-115 Lautaro Martinez punya kesempatan melepas tembakan ke gawang. Bola masih mengenai Virgil Van Dijk dan menghasilkan tendangan pojok.


Berselang semenit kemudian giliran Enzo Fernandez yang melepas tembakan ke arah gawang, namun bola mengenai pemain Belnada dan lagi-lagi menghasilkan sepak sudut.


Martinez kembali memiliki peluang pada menit ke-119 yang ditangkis Noppert. Messi pun punya kans, bola yang ditendangnya masih mengenai pemain Belanda dan melebar. Peluang lain dimiliki Angel Di Maria. Tendangan sudut Di Maria ditepis Noppert. Berselang beberapa detik kemudian giliran spekulasi Fernandez yang mengenai tiang gawang.


Laga berlanjut ke babak adu penalti. Dua eksekutor Belanda, Virgil Van Dijk dan Stevan Berghuijs gagal mencetak gol. Sedangkan dari Argentina hanya Enzo Fernandez yang gagal.


Argentina menang 4-3 pada babak adu penalti dan memastikan langkah ke semifinal melawan Kroasia.


Sempat terjadi keributan Antar Pemain

Keributan terjadi antara pemain Argentina dan Belanda mendekati akhir babak kedua laga perempat final Piala Dunia di Lusail Iconic Stadium, Sabtu (10/12) dini hari WIB.


Keributan ini bermula dari upaya Leandro Paredes melakukan tekel kepada pemain Belanda, Nathan Ake pada menit ke-89.


Pemain Juventus itu gagal menghentikan laju bola yang digiring Ake dan berujung pelanggaran di area permainan Argentina. Beberapa detik berselang, Paredes tiba-tiba menendang bola ke arah bangku cadangan pemain Belanda.


Tendangan yang dilakukan Paredes itu tak mengenai pemain Belanda. Namun para pemain De Oranje bereaksi dengan langsung masuk ke lapangan untuk menghampiri Paredes.


Keributan antara pemain kedua tim pun tidak terhindarkan. Kapten Belanda, Virgil van Dijk bahkan terlihat dari tayangan ulang berkonfrontasi langsung dengan Paredes.


Foto Keributan Antar Pemain

Sedangkan pemain-pemain lain dari kedua tim sempat terlibat aksi saling dorong. Namun begitu keributan tidak melebar karena wasit Mateu Lahoz bisa menenangkan suasana.


Paredes yang melakukan aksi tidak sportif lantas dijatuhi hukuman. Menariknya wasit hanya memberikan kartu kuning untuk aksi tak sportif yang dilakukan oleh Paredes tersebut.


Keributan itu terjadi saat skor pertandingan 2-1 untuk keunggulan Argentina. La Albiceleste mencetak dua gol melalui Nahuel Molina dan penalti Lionel Messi yang bisa diperkecil lewat gol sundulan Wout Weghorst.


Timnas Kroasia

Sebelumnya, Kroasia berhasil menyingkirkan Brasil dalam drama adu penalti dengan skor 4-2 (1-1) pada perempat final Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Doha, Jumat (9/12) malam WIB.

Brasil mendapatkan dua peluang beruntun melalui Vinicius Junior dan Neymar pada menit ke-20. Tembakan Vinicius masih bisa diblok pemain belakang Kroasia sedangkan peluang Neymar masih aman dalam pelukan Dominik Livakovic.



Pada menit ke-30 giliran Kroasia yang coba menebar ancaman. Ivan Perisic melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih belum menemui sasaran.


Permainan kemudian kembali berjalan alot mendekati akhir pertandingan babak pertama. Baik Kroasia dan Brasil tetap tampil hati-hati sehingga tidak banyak peluang yang bisa tercipta hingga akhir babak pertama.


Di babak kedua Perisic jadi sosok yang kembali berupaya menebar ancaman ke gawang Brasil. Sundulan dilepaskan pemain Tottenham Hotspur itu memanfaatkan umpan silang Luka Modric yang masih melebar di sisi kiri gawang.


Setelah itu Brasil gencar memberikan ancaman. Peluang emas didapat Lucas Paqueta yang tinggal berhadapan dengan Livakovic.


Namun tendangan Paqueta yang mengarah ke gawang masih bisa digagalkan oleh Livakovic pada menit ke-66.


Sepuluh menit berselang giliran Neymar yang mendapatkan peluang emas. Neymar juga sudah berhadapan satu lawan satu dengan Livakovic tetapi tembakannya masih bisa diblok kiper Dinamo Zagreb tersebut.


Tekanan semakin gencar dilakukan Brasil di sisa 15 menit waktu normal. Masuknya pemain-pemain seperti Antony, Rodrygo hingga Pedro membuat Brasil semakin gencar melakukan serangan.


Brasil tidak kunjung mampu mencetak gol tambahan hingga babak kedua usai karena performa apik Livakovic. Delapan peluang digagalkan Livakovic yang membuat laga berlanjut ke perpanjangan waktu.


Pada masa perpanjangan waktu gol yang ditunggu-tunggu Brasil akhirnya datang. Kerja sama satu dua Neymar dan Paqueta diakhiri dengan gocekan bintang PSG yang mengecoh Livakovic lalu menyontek bola ke gawang kosong.


Setelah itu laga sepertinya akan dimenangi Brasil karena mampu menjaga keunggulan hingga menit ke-116. Namun semenit berselang lewat skema serangan balik, pemain pengganti Bruno Petkovic membobol gawang Alisson Becker yang membuat skor menjadi 1-1 dan penentuan pemenang harus diakhiri lewat adu penalti.


Kroasia berhasil keluar sebagai pemenang dalam drama adu penalti atas Brasil dengan skor 3-1. Nikola Vlasic, Lovro Majer, Luka Modric, dan Mislav Orsic sukses menjalankan tugasnya.


Sementara dua dari empat penendang penalti yakni Rodrygo dan Marquinhos gagal melaksanakan tugasnya. Eksekusi Rodrygo dimentahkan Livakovic dan tendangan Marquinhos mengenai tiang. Kroasia lolos ke semifinal Piala Dunia dengan kemenangan 4-2 atas Brasil dalam drama adu penalti.(live/cnn).

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS