Legislator SR Puji Pelaksana Program Paten di Kecamatan Klari Karawang
Katawang : Program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, SH. (25/5/26)
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Klari itu dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Karawang melaksanakan pelayanan perekaman, penerbitan, hingga pencetakan KTP elektronik (KTP-el) bagi masyarakat. Program ini diprioritaskan untuk warga yang telah atau akan memasuki usia 19 tahun saat Pilkades dilaksanakan
Hj. Sri Rahayu Agustina mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan secara langsung di tingkat kecamatan menjadi langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi data masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam kepemiluan
“Hari ini saya berada di Kecamatan Klari untuk meninjau langsung pelayanan dari Disdukcapil Karawang. Kegiatan ini sangat penting karena berkaitan dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi Pilkades, khususnya bagi warga yang sudah memiliki hak pilih,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat di Kecamatan Klari cukup tinggi. Dari lima desa yang menjadi sasaran pelayanan hari itu, jumlah warga yang masuk dalam target pelayanan mencapai lebih dari 3.500 orang.
Meski demikian, hingga siang hari jumlah warga yang sudah melakukan pendaftaran baru sekitar 100 orang. Ia menilai tingginya minat masyarakat perlu diimbangi dengan fasilitas pelayanan yang lebih memadai agar proses pelayanan berjalan nyaman dan tertib.
Sri Rahayu mengungkapkan, banyak warga yang datang bersama keluarga untuk mengurus perekaman KTP-el. Kondisi tersebut membuat area pelayanan menjadi cukup padat.
Karena itu, ia menyarankan agar kegiatan serupa ke depan dapat dilaksanakan di aula atau tempat yang lebih luas sehingga masyarakat dapat menunggu dengan nyaman.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Banyak orang tua yang ikut mengantar anak-anaknya melakukan perekaman KTP elektronik. Tempat pelayanan saat ini cukup sempit sehingga perlu dipikirkan lokasi yang lebih representatif agar pelayanan berjalan aman dan nyaman,” katanya.
Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Kecamatan Klari dalam mengurus dokumen kependudukan. Berdasarkan informasi dari Disdukcapil Karawang, Kecamatan Klari termasuk wilayah dengan angka perekaman dan pencetakan KTP-el yang cukup tinggi setiap harinya.
“Setiap hari hampir ada 50 warga yang melakukan perekaman dan pencetakan KTP di Klari. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat,” tambahnya.
Selain itu, Desa Cibalongsari disebut menjadi salah satu desa dengan jumlah sasaran cukup besar. Bahkan terdapat desa di wilayah Klari yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 10 ribu jiwa.
Program jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Karawang tidak hanya bertujuan mendukung Pilkades, tetapi juga mempercepat digitalisasi data kependudukan masyarakat.
Sri Rahayu berharap target pelayanan dapat terus meningkat hingga mencapai 90 persen masyarakat yang telah memiliki dokumen kependudukan digital dan lengkap.
“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi bagian dari upaya digitalisasi data kependudukan masyarakat. Kami berharap target pelayanan bisa tercapai maksimal,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang yang dinilai aktif menghadirkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat melalui program berbasis kecamatan.
Menurutnya, pelayanan jemput bola sangat membantu masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan administrasi kependudukan di kantor pusat pelayanan.
“Program seperti ini sangat efektif karena masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil. Pelayanan hadir langsung di kecamatan sehingga lebih mudah dijangkau,” katanya.
Ke depan, pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilakukan di kantor kecamatan, tetapi juga direncanakan masuk ke lingkungan sekolah.
Sri Rahayu mengungkapkan pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkolaborasi dengan Disdukcapil Karawang untuk melakukan perekaman data kependudukan di sekolah-sekolah SMA dan SMK.
Langkah tersebut dilakukan agar para pelajar yang telah memenuhi syarat usia dapat segera memiliki KTP elektronik tanpa harus menunggu lama.
“Kami berencana melakukan program perekaman langsung ke sekolah-sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Karawang. Ini penting agar para pelajar yang sudah wajib KTP bisa segera memiliki identitas kependudukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mendukung kelancaran program tersebut.
Selain melakukan perekaman, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya administrasi kependudukan sebagai bagian dari hak dan kewajiban warga negara.
Sementara itu, Kepala Bidang Akta Kelahiran dan Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Karawang, Torich Haerachman, ST menjelaskan bahwa program pelayanan administrasi kependudukan saat ini mencakup seluruh kecamatan di Kabupaten Karawang.
“Sebanyak 25 kecamatan menjadi lokasi pelayanan dalam program ini. Termasuk lima kecamatan yang belum melaksanakan pelayanan penuh, namun tetap kami upayakan agar masyarakat tetap bisa terlayani,” ujarnya.
Menurut Torich, pelayanan administrasi kependudukan dilakukan secara bertahap dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Jika diperlukan, program tersebut akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan tetap berjalan setiap hari dengan sistem berbasis kecamatan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan.
Meski jadwal pelayanan ditetapkan hingga pukul 14.00 WIB, pihak Disdukcapil tetap berupaya melayani masyarakat yang sudah hadir di lokasi.
“Kami berusaha seluruh masyarakat yang datang tetap mendapatkan pelayanan. Yang penting masyarakat bisa terlayani dengan baik tanpa ada perbedaan pelayanan,” tegasnya.
Torich juga memastikan pelayanan tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kecamatan Klari, tetapi terbuka untuk masyarakat dari wilayah lain di Kabupaten Karawang.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Disdukcapil Karawang berharap kesadaran warga terhadap pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat, terutama menjelang pelaksanaan Pilkades dan penguatan sistem data kependudukan digital di Kabupaten Karawang.(*)
