Siapa Bakal Jawara Piala Dunia 2026 ? Berikut Kilas Balik Pertandingan
Spanyol: Sebagian pengguna media sosial juga mempertanyakan analisis sang jurnalis, Edu Aguirre, karena Spanyol sendiri sempat ditahan tanpa gol oleh Tanjung Hijau pada fase grup.
![]() |
| Lionel Messi dan rekan setimnya di Timnas Argentina menang adu penalti lawan Prancis di Piala Dunia 2022. |
Timnas Argentina kembali menjadi sorotan setelah komentar kontroversial dari jurnalis ternama Spanyol, Edu Aguirre. Ia menilai Argentina belum berada di level yang sama dengan dua kandidat kuat juara Piala Dunia 2026, yakni Spanyol dan Prancis dalam hal kualitas permainan.
Pernyataan tersebut muncul setelah Argentina harus melalui laga dramatis saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium. Sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-79, tim asuhan Lionel Scaloni mampu melakukan comeback luar biasa dan menang 3-2.
Mesir lebih dulu unggul melalui gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, Argentina bangkit lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez yang masing-masing tercipta pada menit ke-79, 83, serta masa tambahan waktu babak kedua.
Meski berhasil lolos ke perempat final, performa Argentina dalam beberapa laga terakhir menjadi bahan perdebatan.
Sebelum menghadapi Mesir, sang juara bertahan tersebut juga harus bekerja keras saat menang 3-2 atas Tanjung Hijau di fase sebelumnya. Dalam pertandingan itu, kiper Tanjung Hijau, Vozinha, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang Messi dan rekan-rekannya.
Melihat hasil tersebut, Aguirre dalam acara televisi El Chiringuito de Jugones menyebut Argentina terlalu percaya diri jika merasa sudah bisa menandingi Spanyol atau Prancis.
“Menurut saya, orang-orang Argentina sedikit berlebihan. Mereka mengalahkan Mesir di menit-menit akhir dalam pertandingan yang penuh kontroversi, dan melawan Tanjung Hijau mereka hampir masuk perpanjangan waktu,” ujar Aguirre, dikutip dari Marca, Kamis (9/7/2026).
Ia kemudian menegaskan bahwa Argentina memang memiliki kualitas tertentu, tetapi belum cukup untuk bersaing dari sisi permainan murni dengan dua kekuatan Eropa tersebut.
“Memang bagus bagi mereka untuk membusungkan dada sekarang dan menyebut Prancis atau Spanyol, tetapi menurut saya Argentina tidak bermain sebaik itu. Saya mengatakan ini secara langsung,” ia menambahkan.
“Argentina memiliki mentalitas dan daya juang, tetapi menurut saya mereka tidak berada di level permainan sepak bola untuk bersaing dengan Spanyol maupun Prancis,” Aguirre mengungkapkan.
Komentar tersebut langsung menjadi perbincangan luas di media sosial. Sejumlah pendukung Argentina membalas pernyataan Aguirre dengan mengingatkan pencapaian tim asuhan Scaloni dalam beberapa tahun terakhir, termasuk keberhasilan memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar serta berbagai gelar internasional lainnya.
Sebagian pengguna media sosial juga mempertanyakan analisis Aguirre setelah Spanyol sendiri sempat ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Hijau pada fase grup Piala Dunia 2026.
Perdebatan mengenai kualitas Argentina pun kembali menghangat, terutama karena peluang pertemuan dengan Spanyol atau Prancis masih terbuka di fase akhir turnamen.
Argentina akan menghadapi Swiss pada babak perempat final, sementara Spanyol berjumpa Belgia untuk memperebutkan tiket semifinal (*).
