Geger Cianjur: Anak Kawalat Bakar Rumah Orang Tua Sendiri di BTN Joglo
Cianjur : Pelita Karawang ; Aksi anak durhaka menggegerkan warga Perumahan BTN Joglo, Jalan Dipawangi, Kelurahan Sawahgede, Kabupaten Cianjur, (29/9/2026).
Seorang anak perempuan diduga tega membakar rumah orang tuanya sendiri setelah terlibat pertengkaran hebat.(4/10/26).
Pemicu pembakaran diduga dipicu dendam pelaku kepada ayahnya. Hingga kini penyebab awal pertengkaran tersebut belum diketahui pasti.
Informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui sekitar pukul 16.26 WIB. Kobaran api yang membakar rumah kontrakan tersebut kemudian cepat merembet ke sejumlah bagian bangunan dan rumah lain di sekitar lokasi karena banyaknya tumpukan barang rongsokan.
Seorang warga sekaligus saksi mata, Enung Rasmini (42), mengatakan kebakaran diduga dilakukan oleh anak dari penghuni rumah. Sebelum kejadian, perempuan berusia sekitar 23 tahun itu disebut sempat bertengkar dengan bapaknya.
"Pertamanya ada tetangga saya, Hani, datang ke rumah bilang, 'Ateu, sudah ngebakar rumah'. Saya kira bohong. Pas dilihat ternyata benar sudah kebakaran sampai ke atas," ujar Enung, Selasa.
Menurut Enung, pertengkaran antara anak dan bapaknya sudah terjadi sejak sehari sebelum kebakaran. Bahkan, perempuan tersebut disebut sempat mengutarakan niat untuk membakar rumah.
"Katanya dendam sama bapaknya. Dari kemarin sudah berantem. Kemarin juga katanya mau ditusuk bapaknya, tapi dilerai sama tetangga," katanya.
Enung menuturkan, rumah tersebut ditempati oleh bapak perempuan tersebut yang sehari-hari mengumpulkan barang-barang bekas atau rongsokan. Banyaknya barang bekas di sekitar rumah membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian lainnya.
Saat kebakaran terjadi, sang bapak disebut sedang berada di luar rumah sehingga kondisi rumah dalam keadaan kosong.
"Rumahnya kosong. Bapaknya sedang di depan BTN, lagi markir," ucap Enung.
Perempuan tersebut diketahui sehari-hari bekerja di Jakarta dan saat kejadian sedang pulang ke rumah orang tuanya. Ia tinggal bersama bapaknya dan dua adiknya, sementara ibunya disebut sudah berpisah dengan sang bapak.
Kapolsek Cianjur Kota Kompol Yadi mengatakan, polisi masih mendalami dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran tersebut.(*)
