Parah dan Terjadi di Karawang, Blanko Menipis, Pemohon KTP el Harus Sabar Berbulan-bulan

Jelang akhir tahun, blanko untuk dicetak jadi KTP el dikabarkan semakin menipis suplay dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Akibatnya, pemohon harus bersabar, lantaran proses pencetakan sampai jadi fisik KTP el, diperkirakan memakan waktu dua bulanan.


Dikatakan Kasie pelayanan Kecamatan Lemahabang, Ade Saepudin, blanko KTP el yang di terima dari pusat diakuinya semakin menipis, sehingga mau tidak mau pemohon harus ekstra sabar menantikan KTP el jadi hingga dua bulanan. Sebab, yang ia dengar Karawang hanya mendapat ribuan keping blanko dan tidak sampai belasan bahkan puluhan ribu. Entah karena mau akhir tahun dan atau karena apa, pemerintah pusat sejauh ini belum drop KTP el lebih banyak lagi.

"Kalau KK, Akte kelahiran sih ready karena gak pake blanko, tapi untuk KTP nampaknya akan lambat karena akhir tahun justru menipis, " Kata Ade, Selasa (30/11).


Lalu selama KTP el belum jadi, apa yang sementara di pakai para pemohon? Ade menyebut, khusus di Lemahabang di sisasati dengan Surat Keterangan Desa (SKD) bahwa KTP el sedang dalam proses, karena sudah lama Disdukcatpil tidak lagi menerbitkan Surat Keterangan (Suket). Ini, tambahnya hanya di siasati di Lemahabang, dirinya tidak tahu apakah SKD ini kuat untuk keperluan syarat di Perbankan, perusahaan dan atau pra syarat lainnya.

"Blanko kenapa susah, sebab semuanya di drop harus di pusat, seharusnya saran kami minimal oleh provinsi saja, supaya aksesnya lebih cepat, " Ungkapnya. (Rd).

0 Komentar

X
X