Breaking News
---

Kemenparekraf dan Pemkab Majalengka Gelar Program Kelana Nusantara

Kemenparekraf RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Budaya Majalengka selenggarakan sebuah program yang bernama "Kelana Nusantara", 

Kemenparekraf dan Pemkab Majalengka gelar program Kelana Nusantara.

Program tersebut bertajuk "Mempercepat Laju Pariwisata Majalengka dengan Ekonomi Kreatif" itu merupakan salah satu program aktivitas pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia.

 Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Heriyanto, menyampaikan bahwa agenda Kelana Nusantara merupakan suatu bentuk kebijakan dari Kemenparekraf sebagai salah satu program aktivitas dari strategi pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia.

"Dengan program ini khususnya di Kabupaten Majalengka, bagaimana caranya untuk lebih mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Majalengka yang sejatinya sudah tumbuh dan berkembang dengan baik," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Kelana Nusantara yang digelar di Kabupaten Majalengka.

Pihaknya menyebut bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Majalengka dapat dijadikan tempat untuk menggelar kegiatan atau program Kelana Nusantara dimana program tersebut merupakan salah satu program unggulan dari Kemenparekraf.

Hal tersebut juga dipandang sebagai bentuk perhatian lebih dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenparekraf agar Majalengka dapat lebih dikenal luas, dengan seiring akan beroperasional penuhnya Bandara Kertajati per tanggal 29 Oktober mendatang.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Majalengka beserta masyarakatnya harus menyiapkan diri terlebih juga para pelaku Ekonomi Kreatif di Majalengka harus siap menyongsong hal tersebut guna memajukan pariwisata di Majalengka.

"Majalengka harus dipastikan sebagai Kota Tujuan, tujuan wisata maupun berbisnis atau investasi, sebab tanpa hal tersebut Majalengka akan tertinggal, dengan kemajuan ekonomi kreatif di Majalengka memungkinkan akan membuka pangsa pasar perdagangan yang lebih luas bahkan sampai level mancanegara," jelasnya. (*)

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan