*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Kembali Geger, Oknum Guru SD di Karawang Dilaporkan ke Polisi Diduga Cabuli Murid

Kembali tercoreng dunia pendidikan Karawang akibat muncul skandal tindak kekerasan seksual yang melibatkan oknum guru di Kabupaten Karawang, tentu perkara ini telah menambah catatan hitam Dinas Pendidikan setempat.(3/12/23).
Foto ilustrasi


Insiden ini terjadi setelah kejadian serupa beberapa waktu lalu di salah satu Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut.

Orang tua korban, yang kembali dikejutkan dengan laporan terbaru, merasa kecewa dan gempar dengan ulah seorang guru di Kabupaten Karawang yang diduga melakukan perbuatan cabul terhadap siswa.

Dalam wawancara eksklusif dengan keluarga korban, diungkapkan bahwa peristiwa tragis ini bermula setelah anak mereka pulang dari kegiatan sekolah.

Sang anak, yang masih di bawah umur, disebutkan telah menjadi korban pemelukan, pembukaan celana, dan pelecehan seksual oleh seorang oknum guru yang tidak bertanggung jawab.

"Kami tidak bisa menerima kenyataan bahwa anak kami diperlakukan seperti itu. Kami segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti dan pelaku segera ditangkap," ungkap orang tua korban dengan penuh emosi.

Laporan polisi dengan nomor LP/B/1801/XI/2023/SPKT telah disampaikan, dan kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Orang tua korban menekankan pentingnya memberikan hukuman setimpal kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimpa anak-anak lain.

Sementara itu, SY (43), seorang orang tua murid di salah satu Sekolah Dasar di Karawang, mengungkapkan kekhawatirannya atas kejadian ini.

Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap dan mengamankan oknum guru tersebut agar tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap siswa di sekolah tersebut.

"Kami meminta agar pihak berwajib segera bertindak. Jangan biarkan pelaku berkeliaran bebas terlalu lama, karena ini bisa berbahaya dan berpotensi mencari korban baru," tegasnya.

Saat ini pelaku oknum guru tersebut diduga masih berkeliaran bebas dan belum ditangkap polisi.

Kabar ini diturunkan pihak polres Karawang belum memberikan keterangan ke awak media.(*)