Notification

×

Iklan


Iklan

PPKM Disesuaikan Kondisi Daerah , Pemda Karawang Perlu Kerjasama DPRD & Payung Hukum Kuat !!!

Wednesday, February 17, 2021 | 03:55 WIB Last Updated 2021-02-16T20:57:26Z
Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana didampingi Sekda Drs. H. Acep Jamhuri M.Si mengikuti rapat koordinasi terbatas bersama menteri melalui virtual di Gedung Comand Centre Komplek Pemda Karawang, Selasa (16/2).

Rakor Virtual PPKM

Rakor dipimpin Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto terkait perkembangan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Selain Menko Perkonomian, hadir dalam rakor tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, perwakilan Menteri Keuangan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dengan peserta rakor para Gubernur, Bupati/Walikota dari 7 provinsi yakni Banten, Bali, Jawa Timur, JawaTengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.


Menko Perekonomian dalam rapat mengatakan, perkembangan situasi covid 19 di Indonesia dalam lima minggu pelaksanaan PPKM angka kasus covid 19 mulai menunjukan penurunan. Namun ini harus perlu penguatan lagi ditingkat Desa, RW/RT.

Sementara Menteri Dalam Negeri mengatakan, PPKM yang sudah dilaksanakan selama 3 tahap ini memberi hasil yang menggembirakan. Karenanya, Mendagri minta PPKM ini harus terus dilaksanakan sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Namun pelaksanaan PPKM ini perlu payung hukum yang kuat.

"PPKM ini perlu payung hukum yang kuat. Sudah semestinya Kepala Daerah bersinergi dengan DPRD untuk meningkatkan peraturan kepala daerah menjadi peraturan daerah," ujar Mendagri.

Sedangkan Menteri Kesehatan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah fokus pada peningkatan testing dan tracing. Hal ini untuk menekan penyebaran covid 19. "Saat ini kami juga tengah mengembangkan aplikasi untuk memprcepat proses penemuan warga yang pernah kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi covid 19," ujar Menteri Kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB mengatakan bahwa kasus positif covid 19 di 7 provinsi mengalami penurunan signifikan. Angka kesembuhan meningkat, dan kematian terus berkurang. Hal ini dapat menekan risiko tinggi pada tenaga kesehatan.

"Dengan upaya menekan secara bersama-sama kasus aktif covid 19 ini memberi hasil yang signifikan. Kolaborasi pentahelix agar dapat terus ditingkatkan," kata Kepala BNPB. ***Rls
X
X