Ada 14 SMK/SMA Pusat Keunggulan di Karawang di Guyur Rp2,3 Milyar

Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah IV Jawa Barat, mencatat ada 14 sekolah tingkat SMK/SMA Negeri dan Swasta di Karawang, jadi sekolah Pusat Keunggulan (PK). Jumlah ini menjadi paling banyak di satu wilayah ketimbang Kabupaten Purwakarta dan Subang. Masing-masing sekolah, di guyur anggaran Rp2,3 Milyar untuk sarana fisik dan non fisik. 

Kasie Pelayanam KCD Wilayah IV Jawa Barat dan Pendamping SMK Pusat Keunggulan dari Universitas Trisakti

"Karawang ini paling banyak sekolah pusat keunggulannya, yaitu 14 sekolah, lebih banyak dari Purwakarta dan Subang. Jadi sekolah unggulan ini tujuannya bukan menjadi sekolah favorit, tapi kiranya bisa menjadi rujukan/imbas bagi sekolah lainnya, karena PK ini merupakan amanat presiden tentang revitalisasi SMK yang merdeka belajar, sehingga ada dari Perguruan tinggi yang di tunjuk Kemendikbud sebagai pendamping SMK/SMA tersebut, " Kata Kasie Pelayanan KCD Wilayah IV Jawa Barat Risye Silvana saat di Cilamaya, Karawang.

Sementara itu, Robiatul Adawiyah, Pendamping dari SMK Pusat Unggulan asal Universitas Trisakti mengatakan, kegiatan-kegiatan kolaborasi antara SMK dengan dunia usaha dan dunia industri Ini adalah kegiatan besar dari Kemendikbud, dimana pihaknya sebagai penyusun dan pendampingnya. Ia ingatkan bahwa Kementrian gelontorkan
anggaran Rp2,3 Milyar untuk sarana fisik dan non fisik di satu SMK/SMA, ini sebutnya, membuktikan keseriusan pemerintah pusat yang sangat concern atas kemajuan negara, khususnya pengembangan SDM pendidikan yang memang masih tertinggal dengan Negara lainnya. 

"Satu sekolah itu Rp2,3 Milyar, jadi berapa sekolah di Indonesia yang jadi pusat keunggulan ini. Itu berarti pemerintah sudah gelontorkan triliunan anggaran untuk program ini, untuk itu saya harap jaga amanah ini untuk di maksimalkan agar lebih berkualitas lagi pendidikannnya, " Katamya.


Ia menambahkan, Indonesia akan mendapat bonus demografi 64 persen meningkat ditahun 2030, dimana saat itu nanti akan lebih banyak tenaga kerja muda produktif. Karenanya, ajaknya, mari kendarai kecepatan ini dengan SDM dalam negri yang semakin kompeten. 

"Dengan adanya bonus demografi ini, kita harap bisa melangkah cepat untuk mewujudkan SDM masyarakat Indonesia yang semakin baik dan produktif, " Tandasnya. (Rd)

0 Komentar

X
X