Waspada, Maling Sasar Sekolah Penerima Bos Afirmasi dan ANBK !
Pengadaan Bos Afirmasi dengan bantuan berupa Gedget untuk pembelajaran hingga adanya program Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), mengharuskan sekolah tingkat SD bertahap memiliki benda elektronik di sekolah. Baik Gedget pembelajaran, hingga laptop/komputer.
Namun, berbeda dengan SMP dan SMA yang memiliki security 24 jam, penjagaan di SD tidak seketat sekolah lainnya, sehingga Koorwilcambidik Kecamatan Cilamaya Kulon mengeluhkan sudah 5 SD diantaranya di bobol aksi kriminalitas pencurian.
"Kita berharap ada kepedulian pemerintah desa, minimal Kadus setempat untuk bisa bekerjasama dalam hal keamanan khususnya di gedung-gedung SD. Memang ada penjaga, tapi ketika sore, kadang di SD itu penjaganya sudah pulang. Sehingga yang terakhir di Pasirukem saja, ada SD yang juga terdampak pembobolan dan pencurian, " Kata Ketua PGRI Cilamaya Kulon, Hasan S.Pd, Selasa (2/11).
Pelaksanaan ANBK untuk SD akan di gelar pertengahan November ini, namun alat-alat elektronik yang tersedia di sekolah, diharapkan bisa dijaga ketat dan diberi bantuan keamanan pada pemerintah desa. Jangan sampai, sebut Hasan, kejadian-kejadian pembobolan alat-alat berharga di sekolah ini, terus merembet ke sekolah, bahkan rumah-rumah warga.
"Ya ini resiko sekolah mendapat Bos Afirmasi dan juga adanya ANBK, untuk itu mohon kolaborasi untuk kerjasama kemanan di sekolah, " Pintanya. (Rd)
