×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Jabar Ungkap Temuan Terowongan Nanjung

6 Apr 2022 | Rabu, April 06, 2022 WIB Last Updated 2022-04-05T19:36:32Z

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan BBWS Citarum sudah memaksimalkan fungsi Terowongan Air Nanjung, Sodetan Sungai Cisangkuy, dan kolam retensi serta polder.

Foto; Presiden Joko Widodo meninjau Terowongan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljoni dan Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Rabu (29/1/2020).

Akhirnya, banjir pun cepat surut dan genangan banjir di awal tahun ini bersisa 20 persen dari biasanya.

Ia mengatakan Satgas Citarum Harum telah melakukan kajian untuk menjaga kelestarian dan kebutuhan air di Citarum, yakni dengan menutup Terowongan Nanjung ketika musim kemarau tiba.

"Ada temuan Terowongan Nanjung itu ternyata kalau kemarau sebaiknya ditutup, sehingga diatur volumenya, air tidak surut terlalu cepat di musim kemarau," kata Kang Emil melalui siaran digital, Selasa (5/4/2022).

Ia mengatakan hingga saat inipun penanganan banjir sudah berangsur membaik. Selama dua tahun, perbaikan Sungai Citarum dari laporan BBWS Citarum tinggal 20 persen.

"Penanganan banjir sudah relatif lebih baik. Selama dua tahun penanganan Sungai Citarum, dalam catatan dari laporan BBWS Citarum, banjir genangan kini tinggal 20 persen dibandingkan sebelum didirikannya Satgas Citarum," ungkapnya.

Hal itu bisa terwujud berkat kerja keras dan kolaborasi yang tergabung dalam Satgas Citarum Harum. Namun, dalam beberapa tahun ke depan program akan berakhir.

Maka dari itu, apabila Satgas Citarum Harum dibekukan, kewenangan akan kembali lagi ke tiap kepala daerah.

"Jadi kita sedang mempersiapkan transisi kalau satgas ini selesai, maka tanggung jawab akan diambil alih oleh bupati atau wali kota di wilayah Citarum tersebut," tutur Kang Emil, dikutip dari Tribun Jabar.(6/4/22).

Ia pun mengatakan selama ini kehadiran Satgas Citarum Harum menghadirkan berbagai solusi penanganan masalah Citarum.

"Tahun ini akan banyak inovasi menambahi yang sudah dilakukan terkait penjernihan air, juga ruang ekonomi yang masih berhubungan dengan kegiatan Ciarum Harum terus kita aplikasikan," katanya.(***)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS