*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Tragedi, Tetangga di Tusuk Pisau 4 Kali Hingga Meregang Nyawa di Lemahabang

Tragedi berdarah gegerkan masyarakat Dusun Sindangkarya RT 25/07 Desa Lemahabang Wadas, Sabtu pagi (19/11/2022). Salah seorang warga di tusuk sebilah pisau hingga 3 kali oleh tetangganya sendiri sekitar pukul 09.00 Wib.
Belum diketahui apa motif pelaku SJ sampai hati membabi buta menusuk korban Entang (49), ayah dua anak yang tengah ngobrol santai tak jauh dari Pos Ronda di Kampung Leuwimalang tersebut. Tak ayal, penusukan hingga meregang nyawa di tempat kejadian tersebut, menghempas bagian dada dan ketiak sampai berdarah-darah.

Foto : Geger Tragedi Berdarah di Desa Lemahabang Wadas, Polisi dan Masyarakat Saat di rumah duka korban penusukan


Dalam rilis laporan yang di sampaikan Koramil 0409/Telagasari, Penyebab kejadian bermula, Korban sebelumnya sedang duduk di kursi, tiba-tiba terjadi pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong mengenai rahang korban. Sejurus kemudian, kejadian pemukulan itu sempat di lerai oleh saksi, namun pelaku justru menyuruh agar para saksi menghindar atau lari dari pelaku, sementara pelaku SJ, terus mengejar korban sampai akhirnya pelaku menusuk korban dengan menggunakan sebilah pisau dapur dan mengenai bagian dada 3 kali dan bawah ketiak sebelah kanan 1 kali hingga korban meninggal di tempat.


"Motifnya tidak tahu, apakah saat melakukan tindakan tersebut pelaku mengalami gangguan mental atau tidak. Dari keterangan beberapa saksi, memang sasarannya itu ke Korban terus, bahkan pelaku menyerahkan diri langsung ke Polsek Lemahabang setelah menusuk korban. "Kata Ketua BPD Lemahabang, Didin Sakri. 

Lebih jauh ia menambahkan, kejadian di RT 25/07 tersebut, menjadi geger karena baik korban dan pelaku adalah tetanggaan. Atas peristiwa berdarah ini, korban yang meninggal di tempat karena luka tusukan di bagian dada itu, langsing di lakukan visum ke RSUD Karawang untuk kemudian di kebumikan. Sementara pelaku, sudah di amankan oleh Polsek setempat. 

"Iya pelaku dan korban adalah tetanggaan, motif jelasnya kurang hafal. Yang jelas, ayah dua anak sudah menjadi korban atas kejadian ini, " Ujarnya. 

Nampak di lokasi TKP, polisi memasang garis polisi dan menindaklanjuti tragedi berdarah tersebut. (Rd)

Komentar0