*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Karawang Raih Awards Tata Kelola CSR Terbaik se-Jabar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meraih penghargaan Coorporate Social Responsibilty (CSR) Governance yakni Tata Kelola CSR terbaik se-Jawa Barat (Jabar) pada acara Forum CSR Awards Jawa Barat 2022 di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung pada Kamis (22/12/2022).
Foto : Awards Tata Kelola CSR Terbaik se-Jabar


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada Bupati Karawang, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Acep Jamhuri.

Kang Emil sapaan akrab Gubernur juga memberikan kepada perusahaan yang konsisten mengeluarkan dana CSR untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan di Jawa Barat. Acara penghargaan tersebut dikemas dalam program Jabar Punya Informasi (Japri).

Kang Emil menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap para perusahaan baik BUMD, BUMN maupun swasta yang secara signifikan membantu dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, pelayanan lingkungan, infrastruktur dan sanitasi, solidaritas sosial, hingga keagamaan.

Karawang Raih Awards Tata Kelola CSR Terbaik se-Jabar

"Atas nama masyarakat Jabar, saya sampaikan terima kasih untuk seluruh anggota yang berkenan berhimpun dalam forum ini. Ke depan semoga semakin membesar dan kompak," ungkapnya.

Kang Emil mengibaratkan kekompakan serta kolaborasi perusahaan Forum CSR dengan Pemprov Jabar seperti tim Argentina yang sukses merengkuh tropi Piala Dunia 2022.

"Messi bisa mencetak goal melalui proses bola dari kaki ke kaki. Tak mungkin dari depan gawang lari menuju gawang musuh. Pasti ada peran para pemain lainnya dalam proses skema goal yang dicetak," ujarnya.

Ia menyatakan, progres capaian CSR Pemprov Jabar dari tiga tahun lalu mengalami lompatan tinggi. Menurut data dari Bappeda Jabar, laporan CSR di tahun 2022 sementara ini capai 157 miliar. Angka tersebut belum terkumpul seluruhnya. Laporan CSR dari mitra perusahaan telah menyasar di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial lingkungan, keagamaan, peningkatan daya beli dan pelayanan publik.

"Di tahun 2023, setidaknya masih ada lima permasalahan yang harus diselesaikan bersama. Pemprov akan fokus pada SDM, green ekonomi, lingkungan, transformasi, kapasitas peningkatan pelayanan negara," ujarnya. (Jn)

Komentar0