*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Air Menghitam Diduga Bersumber dari Limbah Pasar Proklamasi Rengasdengklok Karawang

Air berwarna hitam mengalir menuju area pesawahan di samping Pasar Proklamasi, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, (8/1/23).
Foto : Air menghitam di parit pesawahan sekitar Pasar Proklamasi Rengasdengklok.

Air berwarna hitam tersebut diduga bersumber dari Pasar Proklamasi yang dibangun oleh PT Visi Indonesia Mandiri (VIM), (8/1/22/3).

Saluran air guna mengairi area pesawahan kini airnya berwarna hitam pekat diduga dampak limbah Pasar Proklamasi yang dibuang secara langsung melalui drainase yang ditutupi paving blok lalu digelontorkan langsung ke saluran air tanpa ada penyaringan dari Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Foto : Air menghitam di parit pesawahan sekitar Pasar Proklamasi Rengasdengklok.


Wahyudin Ketua Lembaga Pencinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) mengatakan, semestinya Pasar Proklamasi sebelum dioperasikan wajib membangun IPAL terlebih dahulu.Karena bila tidak ada IPAL akan berdampak mencemari lingkungan sekitar, apa lagi lokasi Pasar Proklamasi juga berada di lingkungan area persawahan produktif, Ungkapnya.

"Seharusnya bangun IPAL dulu agar limbahnya tidak langsung menggelontor ke area persawahan," Tandas Wahyudin kepada Wartawan, Minggu,(08/01/22/3).

Kemudian kata Wahyudin, pembangunan Pasar Proklamasi harus mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor: 48/M-DAG/PER/S/2013 Tentang Pedoman Pembangunan Dan Pengelolaan Sarana Distribusi Perdagangan. Dalam Bab III Klarifikasi dan Kriteria Sarana Distributor Perdagangan tertuang dalam Pasal 5. "Sehingga tidak ada pencemaran lingkungan bila ada IPAL," jelasnya.

Wahyudin sebut pihaknya dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dari limbah pasar Proklamasi ke Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, karena kalau dibiarkan khawatir berkepanjangan.

Foto : Air menghitam di parit pesawahan sekitar Pasar Proklamasi Rengasdengklok

Nanti akan saya laporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup.Bila dibiarkan khawatir pencemaran lingkungan akan terus berlanjut," pungkas Wahyudin.

Berdasarkan pantauan di lokasi Pasar Proklamasi, baru akan dibangun IPAL hal ini terlihat dengan adanya poster di lingkungan pasar yang bertuliskan "Disini dibangun IPAL.

Kabar ini diturunkan, pihak Pengelola Pasar Proklamasi Rengasdengklok atau DLKH Karawang belum memberikan keterangan pers untuk peristiwa yang terjadi,(oc)

Komentar0