GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==

Pesohor dan Tokoh Politik Elit Warnai "Dapil Neraka" Jabar

Kontestasi Pemilihan Umum Legislatif menjadi ajang yang dinantikan khalayak banyak untuk memperebutkan kursi legislator yang mewakili daerahnya, Sejumlah Daerah Pemilihan (Dapil) digadang-gadang menjadi “Dapil Neraka” yang di isi oleh tokoh-tokoh politik elit hingga pesohor. Seperti yang tergambar pada Dapil 1 Jabar yang mencakup wilayah Kota Bandung dan Cimahi.(2/10/23).

For ilustrasi Peta Jawa Barat

Dalam Dapil tersebut sejumlah pesohor hingga tokoh politik elit berlomba memperebutkan 7 kursi untuk legislator di senayan.

Tercatat sebanyak 130 Caleg akan beradu gagasan untuk menarik simpati masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu nanti.

Pada Pilkada 2019 lalu, sebanyak 7 Legislator telah terpilih untuk mewakili Dapil 1 Jawa Barat, dan pada 2024 nanti incumbent tersebut pun akan turut kembali ambil bagian mewarnai ketatnya persaingan Dapil 1 menuju senayan.

Berikut daftar nama pesohor yang turut mewarnai Pileg di Dapil 1 (Kota Bandung-Cimahi)  Jawa Barat: PKB( Habib Syarief Muhammad, Erwin), Gerindra(Melly Goeslow, Sodik Mudjahid), PDIP( Junico BP Siahaan,Marcellius Kirana Hamonangan), Golkar ( Nurul Arifin, Atalia Praratya), Nasdem ( Muhammad Farhan, Dicky Permana), Parati Buruh ( P Charly Samosir, Sumiyati), Partai Gelora ( H.Rico Marbun,Rina Adeline Sumantri), PKS ( Hj. Ledia Hanifa, H. Haru Suandharu),Partai Kebangkitan Nusantara/PKN (M Farhat Abbas, D Yusad), Hanura ( Dian Rahadian, Irawati), Partai Garda Republik Indonesia/Garuda (Syihan Hirzan Silaratuban, Akhmad Luifie), PAN (Ayu Anggraeni, M Rasyid Rajasa), PBB (Ahmad Saelan, Sutarman), Partai Demokrat ( Agung Budi Santoso, Chairul Yaqin Hidayat), Parati Solidaritas Indonesia/PSI ( Giring Ganesha Djumaryo, Furgan Amini M Chan), Perindo ( Ferry Kurnia, Clarissa H Tanoesoedibjo), PPP ( Lailathul Fitriah, Muh Abdi Munaf) dan Partai Ummat ( Nasrullah Budisiswanto, Rusli Ghalib)

Padatnya persaingan Dapil 1 Jawa Barat ini pun, mendapat perhatian dari Pengamat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Wawan Kurniawan.

Menurut Wawan perkembangan politik yang dinamis membuat berbagai kemungkinan bisa terjadi dalam perhelatan Pileg 2024 nanti. Meskipun Incumbent memiliki peluang yang baik, tetapi tidak menutup kemungkinan wajah baru bisa menghiasi senayan melalui Dapil 1 Jabar.

“Semua tergantung inovasi, ide, gagasan, dari setiap Caleg, apalagi Dapil 1 ini bisa di bilang Dapil neraka. Walaupun incumbent ini memiliki keuntungan lebih, tapi tidak menutup kemungkinan wajah baru akan mengisi senayan nanti, melalui dapil ini. Semua tergantung startegi dari setiap Caleg untuk merebut hati masyarakat,”tandasnya. Selasa (2/10/2023)(*)

Komentar0