Breaking News
---

Insiden Jembatan Kaca Banyumas, Menparekraf Sebut Pengelola Belum Kantongi Izin

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut, pengelola objek wisata The Geong di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, belum mengantongi izin usaha sejak 2021. Pengelola seharusnya melakukan resertifikasi Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan) dan Environment Sustainability (kelestarian lingkungan) yang diperbarui.(1/11/23).

Insiden Jembatan Kaca Banyumas, Menparekraf Sebut Pengelola Belum Kantongi Izin

"Sangat disayangkan saat ini pihak wisata alam Hutan Pinus Limakuwus belum melakukan resertifikasi. Jadi terngata wahana jembatan kaca The Geong juga belum mengantongi iIn usaha," ucap Sandiaga.

Sandiaga menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas, agar mengingatkan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan. Insiden kecelakaan yang menyebabkan satu wisatawan meninggal dunia karena pecahnya jembatan kaca dapat dijadikan pelajaran.

"Kita pastikan bahwa insiden ini akan menjadi sebuah pelajaran bagi kita, dan saya sudah instruksikan kepada seluruh pimpinan di Kemenparekraf maupun juga rekan-rekan di seluruh dinas pariwisata termasuk di Banyumas untuk memastikan aspek keselamatan, kita harus utamakan," ujarnya. 

Sebelumnya, terjadi insiden kecelakaan di objek wisata The Geong kawasan Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (25/10/2023) lalu. Kaca di jembatan tersebut pecah dan menyebabkan satu wisatawan meninggal dunia dan melukai satu wisatawan lainnya.(*)

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan