Kementerian Sosial kembali berikan Bantuan Sosial berbagai program dengan jumlah sebesar Rp 202.036.518.814 bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily di Kabupaten Bandung, Sabtu (18/11/2023).

Kemensos Gelontorkan Bantuan Sosial Total Rp. 202 Miliar

Jenis bantuan sosial terdiri dari 8 Program Kementerian Sosial dan dihadiri oleh 161 orang Penerima Manfaat, terdiri dari Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST), Program PENA Berdikari, Program YAPI, Program Permakanan Lansia, Program Permakanan Disabilitas dan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). 

Sentra Abiyoso di Cimahi, berikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) berupa 10 kursi roda dan 10 paket sembako bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) penyandang disabilitas. Yang tersebar di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Soreang dan Katapang. 

Salah satunya, Mujiib Hasib Syaban (9) yang mendapatkan bantuan kursi roda. 

Menurut Ade ibunda Mujiib, Ia tidak menyangka anak terakhirnya tidak dapat berjalan normal.

"Awalnya memang saya curiga karena lama belajar jalannya beda sama kembarannya," tutur Ade. 

Setelah diberikan bantuan Atensi, Ade pun mengaku senang.

“Pas ada bantuan ini alhamdulillah," tambahnya. 

Sebelum ada bantuan Atensi, Mujiib meminjam kursi roda kepada guru kelasnya di Sekolah Luar Biasa (SLB) di kabupaten Bandung agar dapat bersekolah. 

Mujiib mengaku senang dan merasa nyaman dengan bantuan kursi roda yang diberikan.

"Mujiib senang dikasih, enak katanya nyaman," papar Ade. 

Tak lupa, Ibunda Mujiib juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial atas bantuan yang diberikan.

Ia berharap agar Mujiib semakin semangat bersekolah dan beraktifitas dalam kesehariannya. 

Bantuan sosial hadir untuk bantu masyarakat Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah ini mungkin bantuan yang kesekian kalinya dari berbagai program, yang menjadi program kerja kemensos," kata Ace Hasan Syadzily. 

Menurut Ace, program atensi adalah program yang diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan asistensi sosial. 

"Misal ada masyarakat yang tidak bisa jalan maka bisa diberikan bantuan tongkat jalan” tambahnya. 

Ace juga pastikan bahwa negara harus hadir untuk masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat harus terbantu sehingga keberfungsian sosialnya hadir, negara haris hadir," pungkasnya. (*)