Breaking News
---

Plt Bupati Karawang Membuka Kegiatan Diseminasi Hasil Bulan Penimbangan Balita

Plt Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh membuka langsung kegiatan Diseminasi Hasil Bulan Penimbangan Balita Bulan Agustus 2023 di Balai Prasuti Singaperbangsa, Rabu (8/11/2023) yang dihadiri oleh sejumlah OPD, para camat, para kepala desa serta puskesmas Se-Kabupatan Karawang secara virtual.
Plt Bupati Karawang Membuka Kegiatan Diseminasi Hasil Bulan Penimbangan Balita


Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Karawang menyampaikan bahwa penurunan angka stunting merupakan salah satu skala prioritas pemerintah pusat untuk menjadikan tahun 2045 Indonesia Emas sehingga ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja sama-sama menangani stunting.  

"Target kami pemerintah daerah dulu yang awalnya 20℅ alhamdulillah turun menjadi 14% Nah tentunya hari ini target kita di 14%  mudah-mudahan bisa turun di angka 8% dengan bekerja sama-sama," ujarnya. 

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikutserta bekerja sama-sama dalam menurunkan stunting di Kabupaten Karawang. Salah satu upaya pemerintah daerah untuk penanganan stunting yaitu adanya program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). 

"Kita tidak bisa kerja sendiri, kita harus bekerja sama-sama dan secara pentahelix. Kami berharap mudah-mudahan penanganan kasus stunting ini betul-betul harus secara komprehensif dan harus secara kebersamaan,"  ujarnya. 

Sebagai penutup, ia berharap yang menjadi cita-cita bersama yaitu penurunan stunting di Kabupaten Karawang bisa sesuai target dengan cara komitmen bekerja sama-sama.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr Mala menyampaikan bahwa angka prevalensi menurut data EPPGBM mengalami penurunan menjadi 1,5 persen yang sebelumnya sebanyak 1,7 persen. 

Dari data Dinas Kesehatan Karawang Berdasarkan hasil refrensi penimbangan yang dilakukan pada bulan Agustus lalu pada balita di Karawang mencapai 97 persen atau 180,284 penimbangan. Untuk Balita pendek turun 0,1 poin dari 1,6 persen 1,5 persen dan kenaikan berat badan balita dari 2,4 persen menjdi 2,5 persen. (***)
Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan