Breaking News
---

Pengumuman! Kasatgas Antinarkoba Polri Imbau Masyarakat Waspada Modus Peredaran

Kasatgas Antinarkoba Polri/Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkob Irjen Asep Edi Suheri mengimbau masyarakat untuk selalu waspada peredaran narkoba. Sebab, kata dia, saat ini modus operandi dilakukan para tersangka beragam dan tidak hanya gunakan cara konvensional.

Foto : Kasatgas Antinarkoba Polri Imbau Masyarakat Waspada Modus Peredaran

"Peredaran narkoba di Indonesia merupakan salah satu atensi nasional memerlukan perhatian khusus dari kita semua. Sejalan disampaikan oleh Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri bahwa kita terus serius dalam menangani peredaran narkoba di Indonesia," kata Irjen Asep saat konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/12/2023).

Dia juga mengatakan, modus para tersangka dalam peredaran narkoba kian beragam dan makin sulit dideteksi. "Karena tidak lagi diedarkan secara konvensional, peredaran narkoba kini sudah semakin canggih," kata dia.

"Dan hasil penyidikan dan pemeriksaan yang kami lakukan, peredaran narkoba Indonesia tidak hanya gunakan cara konvensional. Namun juga semakin berkembang dan semakin sulit untuk dideteksi keberadaannya," ujar Irjen Asep.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran narkoba di sekitar kita. Kami menyadari bahwa tanpa bantuan dan kerja sama dari masyarakat dan seluruh instansi yang terkait, usaha memerangi peredaran narkoba di Indonesia akan sulit dilakukan."

Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dibentuk oleh Presiden Joko Widodo, pada (21/9/2023). Data yang dirilis oleh satgas menunjukkan 11.828 tersangka telah ditangkap sejak satgas dibentuk pertama kali.

"Dengan ditangkapnya para tersangka itu, satgas ini berhasil menyelamatkan 13 juta jiwa dari narkoba," katanya.(*)

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan